Manguni Indonesia Kecam Kasus Pembunuhan di Sigi

Ormas Budaya Manguni Indonesia

MANADO, sulutlink.com– Adanya kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengusik keprihatinan publik. Aparat penegak hukum harus mengusut secara tuntas kasus pembunuhan kejam yang menewaskan empat orang anggota keluarga tersebut.

Hal itu dikatakan Jantje Tulandi sebagai Ketua Departemen Pengembangan dan Pengendalian Organisasi (DPPO) Manguni Indonesia (Manis). Ia prihatin dan mengutuk keras peristiwa tersebut. “Pembunuhan yang menewaskan empat orang ini sama sekali tidak sesuai dengan ajaran agama apa pun dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” kata Tulandi, Rabu (2/12/2020).

Menurut Tulandi, Polri harus segera bergerak menuntaskan kasus ini agar masyarakat tenang. Ketua DPPO Mansi ini khawatir, jika kasus ini dibiarkan berlarut-larut, maka isu dan sentimen suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) akan digulirkan menjadi isu liar oleh orang-orang tak bertanggung jawab.

“Jika benar peristiwa ini dilakukan oleh teroris, ini menjadi bukti bahwa ancaman ekstremisme yang bermuara pada ajaran agama memang nyata dan masih ada. Karena itu, aparat keamanan harus mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya sehingga akan terungkap dalang beserta motif pelakunya,” terangnya.

Senada juga diungkapkan Ketua DPD Manis Sulut John Hes Sumual, dirinya mengatakan di Republik Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa, kekerasan atas nama apa pun tidak bisa dibenarkan.

“Kami mendukung aparat baik TNI maupun Polri guna mengusut tuntas kasus yang meresahkan negeri ini,” ungkapnya

Ia menyatakan dirinya sependapat dengan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Gomar Gultom, yang meminta aparat keamanan menuntaskan kasus ini secara cepat dan transparan agar masyarakat terbebas dari aksi kekerasan.

Sumual meminta semua elemen masyarakat tidak terprovokasi oleh kasus pembunuhan ini.”Dan atas nama keluarga besar Ormas Budaya Manguni Indonesia saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban pembantaian tersebut,” tutupnya. (***)

You must be logged in to post a comment Login