Mengenai Kasusnya, Antasari minta SBY harus Terbuka ke Publik

SBY-Antasari. ©2017 Merdeka.com

Jakarta, Antasari Azhar yang di vonis 18 tahun penjara karena dituding terlibat pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain. Sampai saat in mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu tetap meyakini kasusnya direkayasa.

Setelah berjuang mencari keadilan, Antasari pada akhirnya mendapatkan grasi pemotongan hukuman 6 tahun dari Presiden Joko Widodo, kemudian  Antasari meminta polisi menyelidiki laporannya soal SMS misterius ke Nasrudin.

Sesuai yang dilansir dari merdeka.com, hari ini Antasari mendatangi Bareskrim Polri di Gedung Sementara KKP, Gambir, Jakarta Pusat. Dia pun mendadak membongkar cerita yang sebelumnya tak pernah dibeberkan, satu nama mantan petinggi negara ini disebut.

“Sejak kecil saya diajari kejujuran oleh orangtua saya. Untuk itulah saya minta kepada Susilo Bambang Yudhoyono jujur. Beliau tahu perkara ini,” kata Antasari, Selasa (14/2).

“Kalau beliau jujur dia harus cerita apa yang beliau alami dan apa yang beliau perbuat. Beliau perintahkan siapa,” tambahnya.

Menurut Antasari, SBY harus terbuka ke publik menceritakan siapa-siapa saja orang yang diperintah untuk melakukan sesuatu. “Beliau (SBY) cerita. Saya mohon kepada beliau dan apa yang beliau perintahkan, kepada siapa, siapa melakukan apa, nah siapa perintahkan siapa ini. Saya minta SBY jujur terbuka,” ungkapnya.

Antasari mengaku sudah melakukan perenungan untuk membongkar kasusnya. Dia merasa langkah yang diambil untuk memulihkan namanya yang selama ini sudah dicap sebagai penjahat.

“Dalam rangka pemulihan nama baik. Saya minta serius menghadapi ini dan siapa pun yang terlibat dalam hal ini,” ungkapnya.

You must be logged in to post a comment Login