Minahasa Hadirkan Wisata Padies Kimuwu

Minahasa-Sulutlink.com. Obyek wisata Padies Kimuwu yang terletak di pucak bukit warembungan kecamatan pineleng menciptakan nuansa yang berbeda dengan destinasi wisata lainnya.

Tak hanya menjadi wisata yang memiliki keindahan alam pada pemandangan di Minahasa, objek wisata ini menjadi salah satu destinasi yang mendunia.

Objek wisata yg Memiki pemandangan yg indah, sekaligus berhadapan langsung dengan wajah Kota Manado, objek wisata ini secara resmi dilauncing, Kamis (30/01) siang tadi, oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulut Henry Kaitjili, didampingi Kepala Disbudpar Kabupaten Minahasa Teddy Sumual.

Dalam sambutannya, Kadisbudpar Sulut Kaitjili mengatakan, dimana untuk tahun 2019 dengan jumlah wisatawan disulut untuk pengunjung dari mancanegara mencapai 193.000 sedangkan untuk Nusantara kurang lebih 2.2 juta wisatawan, sehinggah dengan kehadiran objek wisata ini akan memicu ketersediaan destinasi Pariwisata yg lebih siap dan memadai untuk tahun kedepan.

“Pastinya kehadiran padies kimuwu yang terletak di kabupaten Minahasa akan menjadi salah satu tujuan wisatawan baik mancananegara maupun nusantara”katanya.

Pada kesempatan yang sama Kadisbudpar Minahasa, Teddy Sumual mewakili Bupati Minahasa Ir Roy Oktavianus Roring menambahkan bahwa
Kegiatan peresmian objek wisata ini juga menghadirkan pelaku pelaku wisata,industri Pariwisata, ASITA sulut,serta perhotelan.
“Dengan hadirnya lokasi wisata ini yang ikut melibatkan berbagai pelaku wisata dan pihak pihak lainnya seperti perhotelan akan ikut memberikan bkontirbusi bagi setiap kunjungan wisatawan,” ucap Sumual.

Selain Kegiatan yang turut digagas oleh Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Sulut Dino Gobel ini lanjut sumual, kegiatan ini ikut menampilkan potensi Minahasa seperti Tarian Ikatan wulan waraney Minahasa musik bambu dan kawasaran.

Pada kesempatan yang sama pemilik Usaha Reinhard Wewengkang menuturkan bahwa usaha yang dikembangkan ini didukung beberapa atraksi seperti paralayang road show,spot shelvi dan situs budaya serta kuliner Minahasa.

Dalam launcing tersebut dihadiri camat Pineleng, Kapolsek Pineleng, pemerhati wisata dan budaya, Disbudpar Propinsi, Disbudpar Minahasa, Genpi, PHRI, serta Asita. (Qla)

You must be logged in to post a comment Login