Orang Tua Murid Pertanyakan PIP Anaknya Dipangkas Pihak SMK Kawangkoan

Kawangkoan, sulutlink.com.
Realisasi Program Indonesia Pinter (PIP) atau yang lebih dikenal dengan “Bea Siswa” bagi beberapa siswa di Sekolah Menengah Kejuruan K Kawangkoan Kabupaten Minahasa, mendapat reaksi negatif dari kalangan orang tua murid. Pasalnya, dana PIP tersebut telah dipangkas oleh pihak SMK K Kawangkoan.
Kepada wartawan media ini, Kamis (25/06) salah satu orang tua murid peraih PIP SMK K Kawangkoan mengatakan bahwa dirinya bertanya-tanya kenapa ada pemotongan PIP anaknya yang duduk di kelas 9 saat ini.
Menurut ibu dari murid ini, pemotongan PIP terhadap anaknya itu, sejumlah 300 ribu rupiah. Dari jumlah Satu Juta Rupiah yang seharusnya diterima.
Ditambahkan oleh ibu orang tua murid ini bahwa sepengetahuannya pemerintah pusat, dalam hal ini dari Kementerian Diknas RI memberikan PIP kepada siswa-siswi yang berlatar belakang orang tua kurang mampu. Atau siswa-siswi yang berprestasi di sekolah. “Lalu kenapa ada pemotongan.?” Tanya orang tua murid R Liow itu.

Guna mendapatkan informasi yang berimbang, secara terpisah awak media ini mendatangi SMK K Kawangkoan guna mengecheck adanya informasi dan tanya-tanya dari orang tua murid R Liow itu pada hari yang sama (25/06) di SMK K Kawangkoan.
Kepala sekolah SMK K Kawangkoan Drs VC Lembong, ketika dikonfirmasi oleh wartawan menjelaskan bahwa memang benar ada pemotongan bagi siswa-siswi peraih PIP di sekolah yang dipimpinnya itu.
Lembong yang didampingi staf Tata Usaha saat itu, menabahkan penjelasannya kepada wartawan. “Bahwa pemotongan PIP tersebut adalah untuk SPP dan biaya administrasi yang berdasar pada hasil kesepakatan rapat orang tua murid waktu lalu.” ujar kepsek Lembong bersama staf tata usaha yang ada. (Harry)

You must be logged in to post a comment Login