Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara ” Dicuri Orang “

Minut, Sulutlink.  Kabupaten Minahasa Utara sangat dikenal dengan pantainya yang indah sebagai objek wisata. Namun sangat disayangkan potensi wisata ini yang nikmati adalah warga dari luar Minahasa Utara.

Kondisi seperti ini mendapat tanggapan serius dari salah satu pelaku pariwisata didaerah ini , sebut saja Mr. Denny L. Menurutnya, objek wisata di Minut justru yang mendapatkan manfaat ekonominya adalah kebanyakan bukan warga yang tinggal di Minahasa Utara.

Dicontohkannya, peristiwa yang terjadi di Desa Maen Kecamatan Likupang waktu lalau, sehingga berujung kericuhan antara warga sekitar dengan pihak pengelolah Paradise.

Hal seperti ini seharusnya tidak akan terjadi apabila masyarakat sekitar lokasi pariwisata diberi pembinaan dan pembekalan atau turut terlibat secara langsung dalam industri pariwisata.

Kenyataan, justru masyarakat sekitar lokasi pariwisata hanya jadi penonton atas hilir-mudiknya para turis yang menghabiskan uang mereka didaerah ini. Pertanyaan kemudian, kemana uang-uang wisatawan mengalir.

Yang pasti, uang tersebut tidak masuk ke kantong warga sekitar lokasi wisata atau kepada mereka yang mendiami dan menjaga kelestarian dan keindahaan alam dilokasi tersebut.

Inilah yang kemudian menrut Denny disebutnya,  ‘”Pariwisata di Minahasa Utara telah Dicuri Orang lain, ketimbang dinikmati warga Minut sendiri”.

Untuk itu, dirinya berharap pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang dipimpin Vonny Aneke Panambunan , selaku Bupati, melakukan terobosan-terobosan baru dalam memberdayakan masyarakat sekitar lokasi pariwisata.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjadikan warga sekitar lokasi pariwisata mendapatkan manfaat sebesar-besarnya,  atas keindahan alam pemberian Tuhan Yang Maha Kuasa. Misalnya, dengan membentuk Desa Wisata, dimana rumah-rumah warga dijadikan tempat menginap para turis, jelas Denny dengan penuh optimis. (jansen)

You must be logged in to post a comment Login