Pasutri Manado Ditemukan Tewas Berdua Dengan Mulut Berbusa

 

Pasangan suami istri Melky Lolean dan Helmy Mokodongan yang disemayamkan di rumah duka. Senin (10/4/2017). Foto : NIELTON DURADO-Tribun Manado

Sulutlink.comManado, Pasangan suami istri Melky Lolean dan sang Istri Helmy Mokodongan ditemukan tidak bernyawa di rumahnya yang berlokasi di salah satu perumahan Kecamatan Mapanget Kota Manado, Sabtu (8/4//2017).

Cipto Mokodongan  adalah ayah dari salah satu pasutri ini, yang telah pertama kali menemukan jenazah sang anak Helmy Mokodongan dan suaminya Melky Lolean yang tewas dengan posisi berlutut di kepala sang istri diatas sofa di kamar keduanya.

Sebelum mendobrak pintu, Cipto sudah menunggu sekitar 6 jam di depan rumah.

“Waktu saya masuk ternyata keduanya sudah tidak bernafas. Kaki saya lemas dan istri langsung mencoba membangunkan anak kami sambil menangis,” urai Cipto, Minggu (8/4) sore tadi.

Cipto juga mengatakan tujuan bertemu anaknya karena sudah sangat rindu.

“Kamis sudah ingin bertemu karena memang kangen saja,” jelasnya.

Sementara itu, Dessy Lolaen adik dari Melky Lolean mengaku melihat sang kakak dalam keadaan berlutut di kepala sang istri.

“Saya lihat kakak berlutut di kepala sang istri, lalu ketika dibalikkan badannya busa putih keluar dari mulutnya,” terang dia sesuai dikutip dari Tribun manado.

Atas kejadian ini, Kapolsek Mapanget AKP Johanes Pagayang ketika ditemui mengatakan bahwa pihaknya sudah mengecek seluruh pintu rumah korban.

“Semuanya dalam keadaan terkunci dari dalam, dan saat kami temukan sang suami memang dalam keadaan mulut berbusa putih. Untuk penyebab kematian kami masih menunggu hasil otopsi,” tegas dia.

Di tempat berbeda, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Edwin Humokor mengatakan hasil otopsi sudah diterima pihaknya.

“Saya minta waktu tiga hari dulu. Setelah itu akan saya beberkan hasil otopsinya, saat ini ada berbagai pertimbangan yang harus kami lakukan,” tandas Humokor.

Dari Informasi yang didapat Melky Lolean merupakan salah satu pengawal pribadi Wali Kota Manado dan sang istri adalah pelayanan di salah satu gereja di tempat tinggal mereka. (bsb/***)

You must be logged in to post a comment Login