PB Gabsi Gelar Seleknas Junior & Girls

Jakarta, Sulutlink.com. PB GABSI akan menggelar seleksi nasional untuk menentukan tim nasional Junior (Under 26) dan Girls (Under 26) yang akan berlaga pada 23rd APBF Youth Championships 2019 yang akan berlangsung di Bangkok pada tanggal 4-11 April 2019.

Walaupun ada 4 nomor yang dipertandingkan di Bangkok, namun PB Gabsi hanya akan mengirimkan tim Junior U26 dan Girls U26. Dua nomor lagi Youngster U21 dan Kids U16 diserahkan kepada Pengprov yang berminat untuk mengirimkan tim dengan biaya sendiri.

Sampai saat ini telah terdaftar dua tim dari Sulawesi Utara yang akan mengikuti nomor Kids U16. Sedangkan untuk U21 akan diwakili tim dari Jawa Tengah.

Tim Kids U16
1. Toar Manado
1. Angelica PT Rompas–Christofel Katiandagho
2. Minyeo Jubilate Kairupan–Jaedon Mozez Kairupan
3. Whitney Alice Kattang–Taqwa R Winata
2. Minahasa Utara
1. Putra Nurhamidin–Bertrand Barahama
2. Christin Delima–Karen Katuuk

Tim Youngster U21
Djarum Bridge Club
1. Dian Kartika Siwi–Rahma Nisa
2. Salsa Bila Dela Sativa–Dessy Noervita Rahayu
3. Octalia Putri Arthamevia–Della Ayu Nobira

Seleksi nasional untuk Junior/Girls akan berlangsung dua babak, yaitu babak penyisihan dan babak final. Babak penyisihan akan berlangsung 3 hari, yaitu pada tanggal 8–10 Februari 2019 dan akan berlangsung di Bridge Centre Bulungan. Sampai saat ini telah terdaftar 34 pasangan di nomor junior U26.
Namun kepastian berapa peserta yang akan tampil baru diketahui secara pasati pada tanggal 7 Februari 2019 saat rapat teknik pada tanggal 7 Februari pukul 15:00–16:00 di Bridge Centre Bulungan. Pertandingannya sendiri akan dimulai pukul 09:00 tepat tanpa ada upacara pembukaan.

Sistim pertandingan akan tergantung jumlah peserta. Kalau jumlah peserta tetap 34 pasangan maka akan bermain 33 session @ 5 board atau sehari 11 sekitar session.

Sementara itu, peserta Girls U26 yang terdaftar ada 22 pasangan sekarang berkurang 5 pasangan karena 3 pasangan dari Jawa Tengah yang awalnya mendaftar mengundurkan diri karena akan mewakli Youngster U21 di Bangkok serta pasangan Sandra Logaritma/Diah Mekita Sari dari DKI dan Kartika Dilla Mustika/Regina Dewita Andjani dari Riau. Untuk mengisi kekosongan 5 pasangan ini, PB Gabsi memberikan kesempatan kepada pasangan yang berminat untuk menggantikan.

Sistim pertandingan untuk Girls U26 prinsipnya sama dengan Junior U26. Hanya saja karena pesertanya lebih sedikit maka board yang akan dimainkan di babak penyisihan akan lebih banyak ketika saling berlawanan. Babak final akan persis sama.

Selanjutnya masing-masing 4 peringkat teratas akan terpilih mengikuti Pemusatan Latihan Nasional yang akan ditangani oleh Komite Pembentukan dan Pembinaan Tim Nasional atau KPPTN yang diketuai Laksamana Pertama TNI AL,Teguh Widodo.

Menurut Teguh Widodo, pemilihan pemain telah ditetapkan kriterianya sehingga jelas apa yang dinilai saat pemain mengikuti Pelatnas. Hak dan kewajiban baik PB Gabsi maupun pemain tertuang dengan jelas.

Dalam menentukan dari 4 pasangan menjadi 3 pasangan semua sudah tertuang dengan jelas penilaiannya, lanjut Pak Teguh yang juga seorang penggemar olahraga bridge yang fanatik untuk mengisi waktu luangnya.

1. Kemampuan Tehnik Bermain
2. Psikotest
3. Tes Semapta
4. English for Bridge Test
5. Tes Kesehatan
6. Uji Competency
Pelatnas dibagi menjadi 3 tahap :
Tahap pertama ( 16 Feb-27 Feb 2019) penyaringan 4 pasang menjadi 3 pasang

Tahap kedua ( 28 Feb – 28 Maret 2019) pelatnas On Line di rumah masing- masing dipandu oleh instruktur secara On Line

Tahap ketiga (29 Maret-2 April) pelatnas lanjutan termasuk kegiatan Outbound untuk pembentukan team work.

Tanggal 3 atau 4 April berangkat ke Bangkok

Tgl 5 -11 April bertanding

Tgl 12 April kembali ke tanah air.

Oleh : Bert Toar Polii, Humas–PB Gabsi

You must be logged in to post a comment Login