PDIP Dan Golkar Berbagi “Jatah Politik” di Pembentukan AKD DPRD Minahasa

Minahasa,Sulutlink.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pembentukan dan penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Senin (7/10/2019) yang dilaksanakan diruang rapat paripurna.

Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw didampingi Wakil Ketua Okstesi Runtu dan Denny Kalangi memimpin jalannya Rapat Paripurna dan telah menetapkan AKD dengan 3 Komisi kerja, Badan Anggaran (Banggar), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Badan Musyawarah (Bamus) dan Badan Kehormatan (BK).

Menariknya, selain mampu menempatkan para kadernya duduk diposisi strategis, PDIP selaku peraih kursi terbanyak di DPRD Minahasa juga bisa berbagi “Jatah Politik” dengan Partai Golkar di Komisi II.

Hal ini dibuktikan, jabatan Ketua Komisi III dipegang oleh Dharma Palar dengan koordinator Glady Kandouw.

Sementara itu di Komisi II, Herson Walukow memegang posisi Wakil Ketua bersama Rommy Leke, Pierre Makasanti dan Monika Rorong sebagai anggota.

Partai Golkar selaku peraih kursi kedua hanya mampu mengantar Ivonne Andries sebagai Ketua Komisi II dengan koordinator Okstesi Runtu.

Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw dalam sambutannya mengatakan, pembagian AKD sudah merata dan adil dan membuktikan PDIP tidak serakah, karena kalau saja mau maka akan ambil semua pimpinan AKD.

Menurutnya, ini suatu hal yang wajar karena mengingat PDIP di DPRD Minahasa memiliki 17 Kursi dengan 19 kursi di Fraksi (2 kursi dari Gerindra yang bergabung).

Diharapkan dengan terbentuknya AKD maka akan memperlancar jalannya tugas di DPRD Kabupaten Minahasa.

“Kiranya setiap AKD baik Komisi maupun Badan bisa segera melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya sesuau fungsi dan tugas sesuai aturan,” ujarnya.(JoTam)

You must be logged in to post a comment Login