PENAWARAN KOMPETITIF

Oleh : Bert Toar Polii

Zaman sudah berubah dan perubahannya demikian
pesat. Bukan hanya dalam kehidupan sehari-hari saja
tapi juga telah merambah ke permainan bridge.
Sekarang sangat jarang kita bisa melakukan penawaran
secara bebas tanpa ada gangguan dari lawan. Pemain
sekarang cenderung buka dengan pegangan 9-11 HCP
apalagi untuk overcall atau preemptive bisa lebih lemah
lagi.
Kecenderungan di atas membuat setiap pemain harus
mempersiapkan diri, setiap pasangan harus
mendiskusikan secara detail penawaran kompetitif
yang efektif dan tentu saja jangan lupa bagaimana
mengatasi penawaran kompetitif dari lawan.
Seorang pakar bridge dari Amerika Serikat, Marshall
Miles menyarankan sebagai berikut:

  1. Dalam penawaran kompetitif kita harus agresif
    terutama untuk tingkat part score.
    Adalah cukup mahal harganya ketika Anda membiarkan
    lawan bermain partscore sementara kita sendiri bisa
    bermain partscore pada warna atau level yang lebih
    tinggi bahkan mungkin saja kita bisa bermain game.
    Banyak pemain berpikiran bahwa akan beresiko cukup
    besar apabila harus ikut penawaran kompetitif terutama
    dalam pertandingan dengan penilaian IMP, mereka akan
    lebih berani jika penilaian Top Bottom. Ini, tidak benar.
    Karena adalah lebih aman melakukan penawaran
    kompetitif pada pertandingan IMP sebab lawanpun akan
    berpikir duakali untuk melakukan double penalti pada
    tingkat partscore.
  2. Semakin cepat Anda ikut bid semakin aman.
    Misalnya lawan buka 1♦️ dan Anda overcall 1♥️. Lawan
    sebelah kiri Anda pegang:
    ♠️ A J 9 5 4
    ♥️ A 10 8 6
    ♦️ 8
    ♣️ J 4 3
    Coba Anda lihat kesulitan yang dihadapi lawan, ia tidak
    bisa double karena berarti negative double. Ia bisa saja
    mencoba melakukan penalti dengan pass dulu dan
    berharap partner melakukan take-out double yang
    mungkin akan dibatalkannya sendiri takut partner hanya
    pegang singleton Heart. Taruh kata ia melakukan
    double penalti belum tentu akan menguntungkan
    pihaknya karena mungkin saja kontrak 4♠️ dengan
    mudah dipenuhi sementara 1♥️ didouble mungkin hanya
    mati 2 atau bisa hanya mati 1. Rasanya pada kasus ini
    kebanyakan pemain akan bid 1♠️.
    Mari kita lihat jalannya penawaran lain dengan kartu
    yang sama.
    Barat Utara Timur Selatan
    1♦️ Pass 1♠️ Pass
    2♦️ 2♥️ ?
    Di sini lawan akan dengan tenang double. Setelah ia
    memberitahukan pegang Spade maka lawan tidak perlu
    memilih antara penalti atau memberitahukan Spade
    seperti sebelumnya.

Al Roth’s dalam kolomnya di Bridge Today
memberikan pegangan
Barat Utara Timur Selatan
2♦️ (1) Pass
4♥️ Pass Pass ?
(1) Weak

♠️ K J 5 4 3
♥️ —
♦️ 7 6 4 2
♣️ A 10 9 5

Apa yang Anda lakukan dengan pegangan ini? Menurut
Al Roth’s, Anda harus double. Pegangan partner :
♠️ A Q 10 2
♥️ 8 5 3 2
♦️ —
♣️ K Q 7 4 2
Kontrak slam di spade buat anda sementara lawan juga
dengan mudah bikin 4♥️.
Al Roth’s benar double tapi Marshall Miles lebih
menganjurkan agar selatan langsung overcall 2♠️ bukan
pas dulu sehingga harus menebak untuk berbuat apa
pada kesempatan berikutnya.
Pasti cukup banyak yang protes dengan usul ini ?
Sejalan dengan usul tadi, jika partner overcall di warna
terutama Major tugas utama partner raise kalau ada
support walaupun mungkin tidak terlalu kuat. Kenapa,
karena saat ini preemptive raise telah menjadi sesuatu
yang umum. Jadi, kalau anda tidak raise pada
kesempatan pertama dan selagi masih aman maka
resikonya adalah tebak kancing di level yang lebih tinggi.

You must be logged in to post a comment Login