Perguruan Olahraga Ilmu Bela Diri Trisula Sakti Sulut Bagian Dari Bela Negara

Trisula Sakti Sulut

Manado,Sulutlink.com – Olahraga Ilmu Bela Diri Trisula Sakti Sulut bukan hanya populer di kalangan masyarakat, tapi juga telah merambah di kalangan prajurit TNI dan Polri.

Menariknya pada peringatan HUT TNI ke 72 di lapangan Lagoon Pohon Kasih Megamas Manado, Kamis (5/10/2017) Olahraga Ilmu Bela Diri Trisula Sakti Sulut (lewat pengelolahan Gerakan dan Pernapasan serta Kosentrasi dapat menghasilkan tenaga dalam yang luar biasa) dan Yong Moo Do (gabungan antara Judo, Taekwondo, Apkido, Ssirum dan Hon Sin Sul) turut memperagakan atraksi bela dirinya.

Kasi Ops Korem 131/Santiago Kolonel Inf. David Hasibuan ketika dimintai konfirmasi mengatakan, Olahraga Bela Diri Trisula Sakti Sulut yang asli dari Sulawesi Utara, bisa diangkat menjadi kearifan lokal dan bagi Korem 131/Santiago merupakan kegiatan pembinaan Teritorial terhadap generasi muda.

“Karena dengan mereka ikut bela diri ini, secara tidak langsung meningkatkan kemauannya untuk Bela Negara. Itu yang kita bina sebagai aparat Teritorial di wilayah, mengingat jumlah anggotanya yang banyak, menjadi suatu kekuatan yang kita bina di tengah – tengah masyarakat dan ini merupakan tugas pokok TNI, intinya terutama meningkatkan kemauan Bela Negara dan kemanunggalan TNI dan rakyat,”ujar Kolonel Hasibuan.

Ketum Yayasan Trisula Sakti Sulut dr James Komaling, usai latihan di halaman Korem 131/Santiago, Jumat (6/10/2017) mengatakan, kegiatan latihan dilaksanakan karena pihak Korem 131/Santiago melihat Trisula Sakti Sulut, menjadi suatu kearifan lokal yang bisa mereka bina dan secara otomatis membantu menanamkan rasa sifat menjaga NKRI dan Bela Negara terhadap anggota di organisasi ini.

Disisi lain Guru Besar Perguruan Olahraga Ilmu Bela Diri Trisula Sakti Sulut Jan F Komaling ketika dimintai konfirmasi mengatakan, kekuatan dalam Olahraga Ilmu Bela Diri Trisula Sakti Sulut berasal dari kebesaran Allah didalam Yesus Kristus dan anggota Trisula Sakti Sulut, juga mengamalkan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia dan menggunakan kekuatan yang diterima untuk kebaikan dan kebajikan, yakni menolong sesama manusia.

Sementara itu salah satu Pembina Trisula Sakti Sulut Komandan Denpom XIII/1 Manado Letkol Cpm Michel Sopacua mengatakan, dengan mengikuti kegiatan Trisula Sakti Sulut banyak manfaatnya, terutama dalam menjaga keseimbangan emosi dan manfaat sebagai anggota TNI, menambah rasa percaya diri bertugas di lapangan semakin tinggi.

“Dengan tenaga dalam ini, kita bertugas dilapangan tidak ragu – ragu lagi. Kalau orang serang saya, pasti dia akan jatuh. Apalagi di militer juga dilengkapi dengan bela diri karate dan yong moo do dan ditambah dengan tenaga dalam, maka lebih lengkap,”ujar Dan Denpom XIII/1 Manado yakin.(JoTam)

You must be logged in to post a comment Login