Pertarungan Final Seleknas Makin Sengit

Oleh : Bert Toar Polii – Humas PB GABSI

Pertarungan Final Seleknas Junior U26 semakin sengit. Setelah menyelesaikan 8 session dari rencana 18 session babak final, pasangan campuran Hendrik Febriyanto & Elsya Saktia Ningtias dari Jatim mengambil alih pimpinan seleknas dari pasangan Vichenzo Scyvo Alexander Nelwan & Jordy Hris Moleong dari Manado. Hal ini terjadi karena pasangan Vichenzo Scyvo Alexander Nelwan & Jordy Hris Moleong kalah telak dari pasangan Muhammad Algifari & Junio Alfaro Benard Raranta asal DKI secara telak pada session ke 6. Mereka menang 19.16 – 0.84 VP membuat pasangan ini merangkak naik ke peringkat 8 dan membuka peluang untuk lolos ke Pelatnas.

Ditempat ketiga tampil Moch. Ginggy Syaiful Aziz & Zona Prayogo dari Jatim yang terus menanjak prestasinya sejak lolos ke babak final secara mengejutkan.

Ditempat keempat bertengger pasangan Muhammad Wisolus Sholihin & Muhammad Setyo S asal Jatim yang sepertinya mulai terlihat menurun permainannya.

Sampai dengan session kedelapan, semua pasangan berpeluang untuk lolos ke Pelatnas, walaupun pasangan peringkat 9 dan 10 perlu bekerja keras karena sudah teringgal cukup jauh dengan peringkat 4. Namun peluang tetap terbuka. Contohnya pasangan pasangan Muhammad Algifari & Junio Alfaro Benard Raranta asal DKI yang kemarin berada di peringkat bucit sekarang sudah naik ke peringkat 8.

Hasil selengkapnya :
1. Elsya Saktia Ningtias-Hendrik Febriyanto Jatim 220.47750
2. Vichenzo Scyvo Alexander Nelwan-Jordy Hristo Moleong Sulut 210.96125
3. Moch. Ginggy Syaiful Aziz-Zona Prayogo Jatim 208.28063
4. Muhammad Wisolus Sholihin -Muhammad Setyo Santoso Jatim 203.03375
5. Muhammad Hasyimi-Stefanus Endras Wijayanto Jatim 202.18563
6. Muhammad Efriyansyah-M Ibnu Idris Sumsel 201.36375
7. Thedy Setiawan-Fajar Pangestu Kalbar 193.11438
8. Muhammad Algifari-Junio Alfaro Benard Raranta DKI 192.30625
9. Gatra Wiradika Aprilian-Mohammad Shahbana Satriawan Jatim 173.37000
10. Intan Yusniasary-Anggoro Widyapuji Putro DKI 167.13500 115.82500

Ini adalah hasil 8 session dari rencana 18 session babak final yang akan berlangsung selama 5 hari. Direncanakan Seleknas akan selesai tanggal 15 Februari 2019. Jadwal Seleknas besok bermain 3 session kemudian hari Kamis 4 session dan hari terakhir Jumat tanggal 15 Februari 3 session terakhir.

Fortina Mora Sibuea & Villa Rosa Tetap Pimpin Seleksi Nasional Girls U26

Pertarungan di Girls U26 tidak sesengit di Junior U26.

Pasangan baru Fortina Mora Sibuea & Villa Rosa asal Jabar tidak tergoyahkan ditempat teratas. Kedua pemain ini terus memimpin dan meninggalkan saingan-saingannya dengan perbedaan yang cukup menyolok. Kedua pemain ini tampil stabil dan meraih 267.4800 VP yang berselisih sekitar 33 VP dengan peringkat dua. Menyusul ditempat kedua pasangan Fransisca Tri Martanti & Monica Ayu Triana asal Jateng yang meraih 234.0200 VP.

Kedua pasangan ini memang jauh lebih berpengalaman terutama dalam pertandingan tingkat Asia dan Dunia.
juga ikut Pelatnas Asian Games 2018. Kedua pemain ini juga akan mewakili Indonesia pada 2nd Online Youth Bridge Team Championship. Mereka berdua juga main pada event yang pertama tahun yang lalu.

Di peringkat ketiga juga tampil pasangan yang cukup berpengalaman internasional Rachma Shaumi & Roro Joffani Tungga Dewi asal Jabar . Hampir sama dengan perbedaan angka antara peringkat satu dan dua, pasangan ini juga tertinggal sekitar 33 VP dari peringkat dua. Rachma Shaumi & Roro Joffani Tungga Dewi meraih 201.1500 .Ditempat keempat muncul pasangan baru dari DKI Eliza Indriani & Atika Ramadhanty Adisurya. Sepertinya kedua pasangan peringkat satu dan dua agak sulit tergoyahkan untuk menghuni Pelatnas.

Pertarungan untuk memperebutkan dua tempat lagi akan sangat ramai karena masih akan diperebutkan oleh peringkat 4-8. Walaupun agak berat namun peluang peringkat 9-10 diatas kertas masih mungkin bersaing asalkan mereka bisa menghasilkan angka maksimal dari 10 session yang tersisa.

Hasil selengkapnya finalis Girls U26 :
1. Fortina Mora Sibuea-Villa Rosa Jabar 267.4800
2. Fransisca Tri Martanti-Monica Ayu Triana Jateng 234.0200
3. Rachma Shaumi -Roro Joffani Tungga Dewi Jabar 201.1500
4. Eliza Indriani-Atika Ramadhanty Adisurya DKI 197.3388
5. Ramadanti Nurkarimah-Fanny Misfa Jessy Banten 184.0038
6. Azaria Elvinarosa-Diana Aulia Rahma Jatim 182.9463
7. Dewi Anggraeni-Ainul Kiromah Jatim 176.1175
8. Cindy Melati Sukma-Binuri Ayu Dwiarni Jatim 160.0400
9. Nurul Istiningrum-Esti Nur Sawitri DIY 151.7863
10. . Reni Anggita-‘Aisyah Baratut Taqiyah Banten 126.7425

Dari 10 pasangan yang lolos ke babak final akan diambil 4 terbaik yang berhak mengikuti Pemusatan Latihan Nasional yang diselenggarakan oleh Komite Pembentukan dan Pembinaan Tim Nasional atau KPPTN.

Menurut penjelasan Ketua KPPTN Laksamana Pertama TNI Teguh Widodo, pelatnas akan diselenggarakan dengan jadwal sebagai berikut :
Pelatnas dibagi menjadi 3 tahap :
Tahap pertama ( 16 – 27 Feberuari ) penyaringan 4 pasang menjadi 3 pasang
Selama Pelatnas semua peserta difasilitasi medical chek up, psikotest, pelatih bridge profesional, guru bahasa inggris, pelatih phisik ( kebugaran) dan tim kesehatan.
Seleksi 4 pasangan menjadi 3 pasangan, ketua KPPTN menerapkan sistem penilaian sbb:
1. Kemampuan Tehnik Bermain
2. Psikotest
3. Tes Semapta (kebugaran)
4. English for Bridge Test
5. Tes Kesehatan
6. Uji Competency
Tahap kedua ( 28 Februari – 28 Maret) pelatnas On Line di rumah masing- masing dipandu oleh instruktur secara On Line
Tahap ketiga (29 Maret-2 April) pelatnas lanjutan termasuk kegiatan Outbound utk pembentukan team work
Tanggal 3 atau 4 April berangkat ke Bangkok
Tanggal 5 -11 April bertanding
Tanggal 12 April kembali ke tahan air
Bagi yang ingin menyaksikan pertandingan ini silahkan datang ke Bridge Centre Bulungan Jln. Kyai Madja No. 1 Jakarta Selatan.

You must be logged in to post a comment Login