Peternak Babi Wajib Tahu Apa Itu Penyakit Hog Cholera

Minsel,Sulutlink.com – Masyarakat peternakan babi di Provinsi Sulut, dihebohkan dengan adanya serangan penyakit Hog Cholera atau Sampar Babi, yang telah membuat jatuh harga daging babi.

Jatuhnya harga daging babi di sejumlah pasar tradisional dan pasar swalayan dibeberapa Kabupaten/ Kota di Provinsi Sulut, dilatar belakangi terjangkitnya penyakit Hog Cholera di sejumlah peternakan babi.

Hog Cholera adalah penyakit menular pada babi, yang disebabkan oleh virus yang disebut dengan Pestivitas virus RNA berukuran kecil.

Sumber penularannya diawali, virus dikeluarkan lewat leleran hidung/ingus, air liur, air kencing dan kotoran/feses dari babi yang sudah terinfeksi. Penyakit ini ditularkan melalui pernafasan, udara tercemar, suntikan jarum dan kontak langsung antar babi.

Gejalanya dapat dilihat dari masa inkubasi penyakit anatar 2 – 6 hari dan pada umumnya terjadi demam tinggi 41 – 42 celsius, hyperemia, nafsu makan menurun, lesu, mencret/diare, gemetar, terjadi kelumpuhan , bercak berwarna merah kebiruan pada kulit dibagian dada dan telinga pada babi.

Menurut drh.Ketut Wahyudiarta,SKH, dimana untuk mengetahui babi telah terjangkit penyakit Hog Cholera, dapat didiagnosa melalui pemeriksaan darah babi, hispatologi dan PCR.

Drh. Ketut Wahyudiarta,SKH, Kasie Kesehatan Hewan di bidang Peternakan Dinas Pertanian Minsel menganjurkan kepada peternak babi, untuk memberikan vaksinasi pada ternakan babi, agar tidak mudah terserang penyakit Hog Cholera. (JoTam)

You must be logged in to post a comment Login