PPK Proyek Drainase Ruas Jalan Matungkas – Paniki Seksi 1 Diduga Lindungi Kontraktor

Manado,Sulutlink.com – Pekerjaan proyek drainase ruas jalan Matungkas – Paniki seksi 1, tahap I dan tahap II tercium diduga ada permainan diantara PPK dan PPTK dengan pihak kontraktor pelaksana kegiatan.

Ini dibuktikan ketika sejumlah awak media beberapa kali berupaya menemui PPK Ir. Sylvana Rotinsulu M.Si untuk dimintai konfirmasi, terkait penggunaan material batu dan campuran spesi yang diduga menggunakan kualitas dibawah standart mutu, justru bersangkutan yang juga adalah Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga selalu menghindar.

Bahkan staf di Bidang Bina Marga terkesan telah dilatih untuk membuat berbagai alasan kepada sejumlah awak media, agar dapat mengelabui dengan maksud menyembunyikan fakta kalau Kabid mereka Ir Sylvana Rotinsulu adalah PPK pada kegiatan proyek tersebut.

Bahkan yang lebih riskan saat sejumlah awak media mencoba hubungi lewat via telepon seluler 08124443xxx, Kabid Sylvana Rotinsulu mengangkat handphonenya tetapi enggan bersuara.

Tentu saja dengan menghindarnya Kabid Bina Marga Ir Sylvana Rotinsulu dari kejaran sejumlah awak media dan fakta yang ditemui dilokasi pekerjaan proyek, maka patut diduga adanya permainan antara PPK dan PPTK dengan pihak kontraktor pada pekerjaan proyek drainase ruas jalan Matungkas – Paniki seksi 1, tahap I dan tahap II tersebut.

Diketahui pekerjaaan proyek drainase ruas jalan Matungkas – Paniki seksi 1, dikerjakan dua tahap dengan kontraktor pelaksana yang berbeda.

Tahap pertama dikerjakan oleh CV. Reyner Agung Perkasa no kontrak 016/SP/PPK – BM/MP.1/APBD/III/2018 anggaran Rp.557.800.000.00 sumber dana APBD 2018.

Pekerjaan tahap pertama berdasarkan investigasi patut diduga menggunakan sebagian besar material batu yang berkualitas rendah dan pekerjaan tersebut telah selesai.

Berdasarkan informasi yang dapat dipercaya, pekerjaan drainase tahap kedua dengan panjang volume 600 meter sedang berjalan pekerjaannya dan dikerjakan oleh CV Lovelys Indah, dengan anggaran Rp.400 juta lebih, sumber dana APBD Perubahan 2018 tanpa disertai papan proyek.

Padahal kalau mau diurut baik PPK yang juga adalah Kabid Bina Marga Ir. Sylvana Rotinsulu dan Kadis PUPR Daerah Provinsi Sulut Ir Steve Kepel, keduanya adalah orang Minahasa Utara yang seharusnya mempunyai komitmen kuat berkerja dengan baik untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Minut.

Disamping itu juga keduanya adalah pejabat publik di Dinas PUPR Daerah Provinsi Sulut yang wajib hukumnya untuk melakukan pengawasan yang melekat, terhadap semua kegiatan proyek yang ada di Dinas PUPR yang tersebar di wilayah Sulut.

Sampai berita ini diturunkan, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Daerah Provinsi Sulut Ir Sylvana Rotinsulu, tak dapat ditemui dan ini mendorong sejumlah awak media akan meminta konfirmasi lanjut secara langsung kepada Gubernur Olly Dondokambey yang merupakan orang Minahasa Utara. (JoTam).

You must be logged in to post a comment Login