Pria Sulut Ini Saksikan Mumi Suku Dani Yang Geliatkan Ekonomi Kreatif

Sulutlink.com. Mumi (jenazah yang diawetkan) berusia lebih kurang 284 Tahun, yang ada di Lembah Baliem Provinsi Papua, menarik hati banyak wisatawan. Lokasinya berada di Jalan Trans Wamena-Tolikara, tepatnya di Desa Jiwika, Kecamatan Kurulu, Kabupaten Jayawijaya Papua (sebelah utara Wamena). Termasuk, Christian Chandra Taroreh, Pria asal Sulawesi Utara, yang menjadi Missionary Advent di Papua.

Pada kesempatan itu, ia menyaksikan Suku Dani memelihara Mumi bernama ‘Wim Motok Mabel’ (Mabel Panglima Perang). Konon, Kepala Suku (Panglima) yang jenazahnya dimumikan, meminta jika meninggal, harus diawetkan, karena berdampak pada kebahagiaan dan kesuksesan hidup sukunya. Bila perang selalu akan menang. Cara pengawetan pun secara alami, yakni dengan dibalur lemak babi, kemudian diasapi di dalam honai (rumah adat Papua) selama 200 hari. Pemeliharaan pun terus dilakukan sampai sekarang.

Peninggalan leluhur yang dianggap turunan ketujuh itu, terus dijaga, termasuk menjadi salah satu sumber pendapatan (ekonomi) warga. Selain ada biaya jika bergambar (foto) atau menanyakan kisah, mereka juga menyediakan hasil kerajinan yang dijual kepada para pengunjung. Ini bentuk ekonomi kreatif yang menurut Taroreh dapat ditiru Masyarakat Sulut. Apalagi dunia Pariwisata Sulut yang terus bergiat, karena dijubeli Tourist Tiongkok, menyusul Korea dan lain sebagainya. (jr)

You must be logged in to post a comment Login