Ramalan Muncul: Manusia Teritegrasi Dengan Komputer?

Ilustrasi/google.
Ilustrasi/google.

Sulutlink.com. Tahun 1915, Alexander Graham Bell berkomunikasi langsung melalui jalur telepon pertama. Setelah itu, manusia bisa berkomunikasi dari satu benua ke benua yang lain. Orang pun terpesona dengan peristiwa ini. Kemudian, muncul Televisi bahkan siaran langsung dari benua yang lain.

Kekaguman tersebut di atas menjadi sirna ketika muncul SmartPhone (telepon pintar) yang bisa melakukan banyak hal dan dibawah ke mana-mana. Di telepon pintar, bisa nonton TV, Telephone, panggilan video, dan banyak hal yang bisa dilakukan. Hal ini menjadi pembuktian ramalan Graham Bell jauh sebelum terjadi, yaitu “suatu hari manusia akan berkomunikasi tanpa kabel (wireless).”

Nah, bagaimana dengan Smartphone sekarang ini? Apakah akan tergusur dengan penemuan baru?

Elon Musk lewat perusahaan barunya Neuralink misalnya, punya rencana membuat “tali saraf” yang akan menghubungkan otak dengan komputer secara langsung.

Ketika manusia telah menyatu dengan mesin, maka konsekuensinya sudah sulit dibayangkan. Para ahli teknologi hingga filsuf kini masih mendiskusikan bagaimana harus menyikapi perkembangan tersebut, termasuk bahayanya.

Saat komunikasi manusia dengan mesin itu tercipta, saat itulah telepon pintar dengan segala fiturnya sirna. Manusia takkan merasa perlu menggunakan perangkat yang digenggam ke mana-mana sebab perangkat telah tersisip dalam organ tubuhnya.

Saat itu terjadi, manusia beserta perilaku dan dunianya akan menjadi sangat aneh dalam kacamata orang sekarang. Manusia akan memiliki kuasa jauh lebih tinggi daripada saat ini, baik dalam hal informasi maupun tubuhnya sendiri. Demikian ramalan ini seperti dilansir dari Kompas.com. (Denny)

You must be logged in to post a comment Login