RDP Komisi 3 dengan SKPD terkait Banjir Manado, Berty: Pekan Depan Presentasi Hasil Tinjauan di Lapangan

Komisi 3 DPRD Sulut dengan SKPD terkait / Perwakilan Masyarakat / Perwakilan Pengembang Perum PT. SMA Tinjau Langsung Lokasi Lahan Pengembang (fotoist.sulutlink.com)

Manado, Sulutlink.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 3 DPRD Sulut dengan beberapa satuan kerja perangkat daerah (satker)  provinsi sulawesi utara (sulut) dan instansi terkait bersama perwakilan tokoh masyarakat manado.

Diketahui Komisi 3 sebelumnya beberapa kali telah melakukan pertemuan dengan sejumlah skpd dengan masyarakat  membahas sejumlah lokasi yang perlu ditinjau terkait banjir manado yang disebabkan adanya kegiatan lain disekitar pemukiman warga sehingga warga datang kelembaga perwakilan masyarakat membawa sejumlah aspirasi.

Berdasarkan adanya aspirasi masyarakat maka komisi 3 harus mengundang pihak-pihak terkait guna menindak lanjuti aspirasi masyarakat diantaranya keluhan warga soal bencana banjir Kota Manado.

Tampak hadir mitra skpd BPJN XV,  Dinas Kimpraswil provinsi Sulut, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Perusahaan Pengembang Perumahan,  Masyarakat Malendeng , Masyarakat Tingkulu, dan Masyarakat Taas kota Manado  Jumat (5.03.2021).

RDP yang di pimpin langsung oleh ketua komisi 3 DPRD Sulut Berty Kapojos dihadiri anggota Amir Liputo, Yongkie Limen, Agustien Kambey dari daerah pemilihan (dapil) Kota Manado.

Karena bertepatan ada anggota komisi 3 dari dapil kota manado, apresiai seperti disampaikan anggota Amir Liputo, memaparkan beberapa hal kajian dan pelaksanaan penertiban bangunan di atas sungai dan sempadan sungai mempertanyakan salah satu dari rekomendasi yang harus di laksanakan dalam penanganan banjir di kota manado seperti apa?.

Brury Bangun, Kepala Sub Bidang Perumahan Pemukiman Perhubungan Bapelitbangda kota manado menjelaskan hal rekomendasi  belum dilaksanakan.

“Penanganan penanggulanan banjir di kota manado khususnya penertiban bangunan sempadan sungai dan di atas sungai memang belum di laksanakan,” jelasnya diikuti keterangan Lurah Malendeng Anwar Halidu, diakuinya bahwa penertiban bangunan memang kurang maksimal  sehingga masih perlu dipacu lagi. Akibtnya lama kelamaan kegiatan diluar ketentuan kegiatan masyarakat membangun berdampak mengambil badan sungai hingga terjadi penyempitan, sungai mengecil,” ruturnya.

Sementara itu dari anggota masyarakat yang hadir dalam rdp menyampaikan usul kepada forum agar segera ada tindakan langsung dan kepastian solusi jangka pendek dalam keadaan mendesak, apalagi kondisi hujan belum berakhir yang saatnya untuk segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Komisi III dan tim langsung turun ke lapangan meninjau salah satu lokasi oleh pengembang,  diantaranya PT. SMA yang sudah beberapa kali di keluhkan warga ke Komisi 3.

Hasil kunjungan kelapangan oleh komisi 3 akan dipresentasikan pada rapat dengar pendapat pekan depan,” pungkas Berty Kapojos. (Karel)

You must be logged in to post a comment Login