Reses I di Desa Kamangta, Paat: Serap Aspirasi Warga Bisa Terwujud

Dra. Vonny Jane Paat Ketua Komisi I DPRD Sulut Reses I Tahun 2021 di Desa Kamangta Kabupaten Minahasa

Manado, Sulutlink.com – Reses I tahun 2021 Vonny Paat di Desa Kamangta jaga 1 Kecamatan Toumbulu Kabupaten Minahasa disambut Kades Johny Regar, Ketua BPD desa Kamangta, dan Konsituen  yang memilih Vonny Paat.

Gelar Reses dilaksanakan di Balai Desa Kamangta, Rabu (7/4) dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 – 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Reses diawali dengan doa dan dilanjutkan dengan ucapan selamat datang disampaikan oleh Ketua PAC Benny Waworundeng.

Pantauan sulutlink.com – Sebelum tiba di sesi tanya jawab dengan warga desa Kamangta yang dihadiri kurang dari 100 orang, Paat menghimbau lagi agar yang hadir dalam reses I/2021 saat ini tetap perhatikan protokol kesehatan jaga jarak, pakai masker dan hindari kerumunan.

Vonny Paat sosialisasi maksud reses

Diketahui Reses I Vonny Paat, memilih datang ke desa Kamangta selain dapilnya Minahasa Tomohon ketika mencalonkan diri untuk Lolos sebagai anggota  DPRD Provinsi Sulut, Vonny meraih suara  409 lebih suara di Kamangta. ” jadi saya datang disini karena bapak/ibu telah berkontribusi untuk saya sebanyak 409 suara, itu banyak, dan akhirnya saya lolos menjadj anggota dprd provinsi sulut dari PDIP Sulut,” ungkap Paat. 

Vonny Paat, menjelaskan mekanisme reses anggota DPRD Sulut, kami tatap muka dengan masyarakat di dapil masing-masing 3 kali reses dalam serahun, dan kali ini reses pertama di 2021 ini saya berada di desa Kamangta, Kabupaten Minahasa karena saya adalah dipilih Bapak/Ibu di Dapil Minahasa Tomohon,” kata Paat.

Lanjut Vonny,  menyerap aspirasi di pandemi covid menurutnya dengan  adanya peraturan kuota banyaknya orang maka dengan sendirinya ada keterbatasan jumlah yang bisa hadir di reses. Adanya Corona dan keterbatasan untuk  bertemu,” tukas Paat.

Hari ini memasuki tahun ke 2 di 2021 mengungkapkan kedekatan Vony dengan warga Kamangta berharap apa yang sudah dibangun selama ini dipertehankan. Mengapa saya datang sini, karena saya mengucap syukur atas 409 suara memilih saya saat di pencalonan legislatif yang lalu. Lebih khusus terima kasih kepada Hkm tua bpk Johan Regar, bantu banyak untuk saya.

“Saya datang untuk menyerap aspirasi,  tapi namun tidak semua aspirasi bisa diterima. Sudah ditentukan mana yang prioritas. Sekarang apakah kita siap menuju 2022 ada musrembang ?.

“Sebagai anggota DPRD Sulut Kami berhak  memberikan pokok-pokok pikiran untuk musrembang 2022,” kata Paat.

Tentu di kamangta sudah ada pokok pikiran untuk musrembang menuju 2022 apa skala prioritas.

Melalui SIPD, warga bisa mengusul prioritas program kedepan, minta seperti apa, skala prioritas pembangunan untuk desa Kamangta.  Kita ketahui sejak pandemi covid-19 ada banyak dana terkuras dari dana APBD, berkurang karena dipotong 12%.

Berharap masyarakat kamangta boleh berjuang  meloloskan untuk program 2024, saya bisa lagi kembali betemu dengan warga disini.

Berharap hubungan yang sudah terbangun selama ini bisa dipertahankan, sekiranya masih ketemu lagi di sini,” tandas Paat, Rabu (7/4).

Pantauan sulutlink.com terungkap dalam sesi tanya jawab, Pak Joutje Worotikan mengangkat kurang pahamnya musrembang kabupaten yang  mekanisme seperti apa, kami sudah pernah mengusulkan di musrembang desa, kami mempertanyakan bagaimana musrembang kabupaten, tidak ada kejelasannya seperti apa prioritas untuk desa ? Pihak Kabupaten hanya mengatakan, silahkan kase maso jo (masukan saja) tapi tidak tahu apa yang bisa dilakulan di desa kami?.

Kedua, masalah irigasi,  air untuk persawahan sangat sedikit sehingga sektor pertanian terasa terbatas berkontribusi, apalagi ketika musim panas tiba, area persawahan semua kering. Jadi dibutuhkan bak air yang mampu menampung air cukup untuk mengairi sawah-sawah masyarakat.

Anggota DPRD Sulut Vonny Paat mengemukakan, jika irigasi ini yang menjadi prioritas desa, nanti kami akan mengusulkan itu dalam pokok-pokok pikiran DPRD Sulut.  Disamping itu kami akan tinjau lokasi dilihat dulu, kalau itu kewenangan di provinsi, kata Vonny.

Komisi 1 akan kordinasi dulu dengan pihak PU. Diusul 22 kecamatan dibagi mereta saja. Perlunya kepastian kepada desa desa untuk  pembangunannya apa bisa merata di 227 kecamatan.

Kades Johnny,  ada beberapa tempat yang diusul seperti akses jalan pertanian dan perkebunan dan prioritas saluran air dulu.

Terkait bantuan 1,2 bumn umkm belum trima. Kenapa pencairannya di bank berbeda. Kendala apa ?.

Menanggapi hal tersebut Vonny mengatakan, ini mungkin  masalah data yang kurang jelas, atau berbeda data di KTP dengan nama  di KK dan ternyata tidak sesuai dengan no. rkening tentu tidak bisa keluar. Hal itu bukan kesalahan bank.

Warga lain pak Bandaso, kendaraan untuk pengangkut sampah, ini tanggung jawab siapa. Menurut Vonny hal itu harus dikordinasikan dengan Pemkab Minahasa.

Pak Rihanto, masalah transfer BPUM sudah masuk lalu dicairkan, tapi tiba-tiba mengecek lagi di rekening ternyata ditarik ulang.

Kades  Johan Regar, bagaimana masalah BPJS, ada pasien masuk RS, sudah tidak terbayar tiba tiba ditolak tidak berlaku lagi, hal tersebut dipertanyakan karena tanpa pemberitahuan, BPJS minta di bayar dulu baru dilayani.

Komisi I akan konsultasikan lagi dimana untuk keluarga tidak mampu apa boleh proses data baru
Bagaimana solusinya, apakah lewat online bisa?.

Untuk usul-usul dan keluhan  yang disampaikan kami akan konsultasikan dengan Bupati Minahasa.

Charles Paat jaga 1 Kamangta Permohonan sejauh mana bantuan pembangunan balai desa di Desa Kamangta. Pembangunan balai desa 2018, ada di Pemkab melalui CSR BSG.

Vonny Paat yang juga Ketua komisi I DPRD mengatakan kalau bantuan lewat CSR BSG, itu biasanya harus melalui pak Gubernur dulu.

“Permohonan ini melalui Gubernur dulu kemudian  diusul melalui  Direktur BSG. Soal kalau itu ada janji jelang pilgub, pada tahun  2019 di gereja Katmel akan dibantu namun belum terwujud, maka hal ini akan kami konsultasikan lagi bagaimana tindak lanjutnya, tandas Paat

Reses ditutup penyampaian atas nama pemdes Kamangta,  Johan Regar, berharap semoga semua usul-usul yang  prioritas,  mohon Ibu Vonny dapat perjuangkan dan bisa terwujud. Terima kasih sudah mengunjungi konsituen di Desa Kamangta.

You must be logged in to post a comment Login