Royke Mewoh Harap Kemitraan Eksekutif dan DPRD Akan Semakin Kokoh

Tondano,Sulutlink.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa menggelar Rapat Paripurna Penetapan Perda (Peraturan Daerah) Tentang Pertanggungjawaban APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2017.

Rapat Paripurna yang dihadiri Bupati Minahasa Drs. Royke H. Mewoh, DEA. Ketua DPRD Kabupaten Minahasa James Rawung,SH. Sekretaris kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng, SH, MSi, Para asisten, jajaran pemerintah kabupaten Minahasa, Forkopimda kabupaten Minahasa, Serta para anggota dewan yang hadir dilaksanakan Selasa, (7/8/2018) di ruang sidang DPRD Kabupaten Minahasa.

Bupati Minahasa Drs. Royke H. Mewoh, DEA saat memberikan sambutannya menyampaikan bahwah atas perkenan Tuhan yang maha kasih kita semua boleh hadir di tempat ini dalam rangka mengikuti agenda penting dan strategis yaitu rapat paripurna dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Minahasa dalam rangka persetujuan penetapan rancangan peraturan daerah kabupaten minahasa tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2017.

“Laporan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2017 walaupun dilaksanakan dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2013 – 2018 tetapi secara institutional dan konstitutional saya sebagai Penjabat Bupati Minahasa berkewajiban untuk mempertanggungjawabkan kepada dewan yang terhormat.” ungkap Mewoh

Lanjut Royke Mewoh, Pertanggungjawaban ini tentu memiliki arti penting dan strategis dalam rangka kesinambungan roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Minahasa, dimana APBD selain merupakan bagian dari implementasi strategi pembangunan daerah tetapi juga merupakan wujud dari komitmen kita bersama untuk memberikan yang terbaik bagi Minahasa tercinta.

“Ada kesan tersendiri yang mewarnai pelaksanaan anggaran di tahun 2017 dimana kabupaten Minahasa telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut dari BPK RI.”kata Mewoh

Bahkan Opini tertinggi dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah ini tentunya memiliki makna strategis sekaligus menjadi pemicu bagi segenap jajaran pemerintah kabupaten minahasa bersama seluruh stakeholder terkait untuk semakin giat dan semangat dalam mengemban amanah pengabdian membangun tanpa korupsi.

“Dengan selesainya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ini Maka satu lagi tahapan berhasil kita lewati sejalan dengan semangat untuk memberi yang terbaik melalui hasil masyarakat, maka di depan kita semua masih banyak tahapan-tahapan, tugas dan kerja dimana dalam waktu dekat ini kita akan berpacu untuk menyusun rancangan perubahan APBD tahun 2018 yang momentumnya bersamaan dengan proses penyusunan RAPBD tahun 2019.”ucap Bupati Royke Mewoh

Bahkan Saya berharap kedepan kemitraan eksekutif khususnya Bupati dan Wakil Bupati yang baru dan DPRD akan semakin kokoh, aspiratif serta semakin komunikatif dalam mewujudkan harapan-harapan rakyat untuk kemajuan minahasa” Jelas Bupati Minahasa

Di akhir sambutannya Royke Mewoh menyampaikan rasa terima kasih yang tulus serta penghargaan yang tinggi atas kerjasama yang baik dari pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat, dimana hal ini dapat saya rasakan selama kurang lebih enam bulan sebagai menjabat Bupati Minahasa.(herdy)

You must be logged in to post a comment Login