SEKRETARIS DPRD SULUT KLARIFIKASI PEMBERITAAN 23 ASN YANG MENYEBUT TERPAPAR VIRUS KORONA

DPRD PROVINSI SULAWESI UTARA

DEPROV – Sulutlink.com – Sempat diberitakan dan beredar di senjumlah media sosial (medsos) ada sejumlah ASN di Kantor DPRD Provinsi Sulut yang menyebutkan 23 Aparatur Negeri Sipil (ASN) terpapar Virus Korona mendapat klarifikasi bahwa pemberitaan itu adalah hoax atau tidak benar.

Sekeretaris Deprov Sulut, Glady Nova Lynda Kawatu menjelaskan bahwa 23 nama yang tercantum dalam daftar merupakan ASN yang secara sukarela ingin memeriksakan diri,” jelasnya

Menurut Setwan Glady, pemeriksaan itu dilakukan untuk mengantisipasi, bahwa informasi adanya anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) yang dinyatakan positif terjangkit Virus Korona (Covid-19).

“Data yang beredar memang benar dibuat sekretariat dewan, setelah mengetahui salah satu rombongan yang melakukan kunjungan kerja itu positif Covid-19, sehingga semua ASN yang mendaftar itu bersedia secara sukarela, sebagai kewajiban moral bagi keluarga dan masyarakat. Sekaligus ini langkah antisipasi yang kami lakukan. Jadi, tidak benar nama-nama yang ada didaftar itu disebut positif Covid-19,” ujarp Glady.

Dirinya, menyayangkan adanya informasi hoax tersebut yang berdampak buruk bagi 23 ASN itu. Langkah hukum pun telah ditempuh untuk mengungkap pihak atau oknum dibalik penyebar informasi yang sangat merugikan mereka.

“Data itu sebenarnya akan diserahkan ke satgas Covid-19 untuk dijadwalkan pemeriksaan. Sayangnya data itu disebarkan oleh pihak tak bertanggungjawab sertamerta memvonis 23 ASN dilingkup deprov sulut Positif Korona.

Pihak berwajib sedang memburu oknum penyebar hoax itu,” tukas Glady

Setwan Glady, yang juga kebetulan termasuk dalam daftar tersebut mengisahkan, dampak buruk yang mereka alami pasca disebarkannya informasi hoax itu, telah berdampak mengalami tekanan sosial sehingga mereka pun memilih untuk mengisolasikan diri.

“Kami merasa resah, di bully, diteror dan didatangi banyak pihak untuk mendata hingga melakukan reaksi yang berlebihan. Saat ini, sambil menunggu jadwal pemeriksaan dari satgas Covid-19, para ASN yang terdata dalam daftar itu sudah mengisolasikan diri di rumah masing-masing kendatipun mereka semua ada dalam keadaan sehat. Sekali lagi saya tegaskan bahwa 23 ASN yang namanya beredar, tidak positif Korona,” tegasnya.

Setwan Glady sekali lagi menceritakan pasca pertemuan dengan para anggota DPRD Sumut dimana salah satunya terkonfirmasi mengidap positif terpapar Virus Korona, awalnya tanggal 12 Maret 2020, Sekretariat dewan menerima kunjungan kerja dari DPRD Sumut. Kegiatan saat itu hanya pertemuan biasa. Dan untuk diketahui, rute penerbangan para anggota DPRD Sumut yaitu Medan-Jakarta-Manado dan rute sebaliknya.
Sekali lagi ‘TIDAK BENAR’ bahwa 23 ASN di DPRD Sulut positif Korona,” tandasnya. (*)red2SL-009

You must be logged in to post a comment Login