Senior, Mixed dan Open Berpeluang Lolos Langsung ke Wuhan

Oleh : Bert Toar Polii

Hari ini merupakan hari terakhir 52th Asia Pacific Bridge Federation Championship yang berlangsung di York Hotel, Singapura sejak tanggal 11 Juni 2019. Semua empat nomor pertandingan akan memainkan 3 session terakhir hari ini untuk menentukan siapa yang berhak atas piala bergilir yang diperebutkan.
Open Team memperebutkan Rebulida Cup, Ladies Team memperebutkan Presdent’s Cup, Senior Team memperebutkan Michael Bambang Hartono Cup dan nomor baru Mixed Team memperebutkan Patrick Choy Cup.
Selain itu juga akan ditentukan Negara pertama dari Zone VI APBF yang lolos mengikuti The 44th World Bridge Team Championships yang mempertandingkan Bermuda Bowl, Venice Cup, D’Orsi Senior Bowl, Mixed National Teams, serta the 12th World Transnational Open Teams yang akan berlangsung di Wuhan International Convention Center, Wuhan, Propinsi Hubei , China pada tanggal 14- 28t September 2019.
Dari keempat tim Indonesia tinggal tim senior yang berpeluang lolos ke World Bridge Team Championship 2019 di Wuhan China secara langsung.
Saat ini, tim yang dimotori Michael Bambang Hartono, Tan Udjan Sugiarto, Henky Lasut, Eddy Manoppo, M. Apin Nurhalim serta Bert Toar Polii yang juga merangkap sebagai Kapten tim berada di peringkat dua dibawah China yang sudah lolos langsung ke Wuhan karena mendapat “wild card” sebagai tuan rumah.
Sayang timnas senior agak berat untuk menyusul China sebagai pemuncak. Sebenarnya peluang untuk menyalib China terbuka pada session terakhir kemarin. Pada partai Indonesia melawan China yang disiarkan langsung ke seluruh dunia melalui BBO sebenarnya Indonesia berpeluang menang telak. Sayang sekali ada beberapa peluang yang gagal dimanfaatkan sehingga hanya menang tipis 31-25 atau 11.87-8.13 VP.
Pada tiga session terakhir hari ini, Indonesia akan berhadapan dengan China Hongkong A, Jepang dan Singapura A. Sementara itu China akan berhadapan dengan Australia B, Selandia Baru dan Chinnese Taipei B. Sementara itu saingan Indonesia untuk lolos langsung akan berhadapan dengan Selandia Baru, Australia B dan China.
Peringkat sampai session ke 12 :
Ranking
Rank Team VPs Pen
1 China 379.33
2 Indonesia A 356.89
3 Chinese Taipei B 333.55 2.00
4 New Zealand 319.89
5 Australia A 306.78
6 China Hong Kong A 305.71
7 Japan 303.29
8 Australia B 302.84
9 Chinese Taipei A 289.33
10 Singapore A 239.48
11 India 219.90
12 Thailand 216.31
13 Korea 205.77
14 China Hong Kong B 194.38
15 Indonesia B 186.44
16 Singapore B 156.11

Selain tim senior, tim mixed juga walaupun agak berat tapi masih terbuka peluang untuk lolos langsung.
Tim Mixed Indonesia yang terdiri dari, Lusje Olha Bojoh — Taufik Gautama Asbi, Syarifah Nina Tirta Ayu — Noldy Robert Ngantung,Ernis Sefita — Anthony Soebroto dengan Kamto sebagai Non Playing Captain (NPC) sampai session ke 12 masih berada di peringkat 3 dibawah Thailand dan Chinesse Taipei.

Untuk bisa lolos langsung, Indonesia harus memenangkan 3 session terakhir hari ini terutama saat melawan Thailand di session terakhir. Indonesia cukup diuntungkan posisinya karena Thailand harus bertarung melawan Chinesse Taipei juga.

Posisi terakhir :
Ranking
Rank Team VPs Pen
1 Thailand 243.57
2 Chinese Taipei 233.73
3 Indonesia 224.24 0.50
4 China 201.11
5 Australia 197.44
6 Singapore 190.26
7 New Zealand 178.46
8 Japan 170.22
9 China Hong Kong 169.32
10 India 160.72 0.50
11 Philippines 152.43
Sementara itu tim open yang diperkuat Robert Parasian — Julius Anthonius George, Stefanus Supeno — Leslie Gontha, Mario Mambu — Clif Tangkuman dan Santje Panelewen (NPC) tetap menjaga peluang untuk bias lolos langsung. Sampai session terakhir, Indonesia sudah merangkak naik pada posisi keempat. Posisipada terakhir sudah memastikan tempat untuk ikut Play-off ke Wuhan dengan posisi “dua nyawa” atau mendapat kesempatan dua kali tanding. Dengan demikian Indonesia cukup sekali menang pada babak play-off yang akan berlangsung pada tanggal 19-20 Juni 2019.
Tapi peluang lolos langsung juga terbuka asalkan mereka bias memenangkan 3 session terakhir saat melawan Australia, Chinesse Taipei dan saingan utama Singapura.
Posisi terakhir :
Ranking
Rank Team VPs Pen
1 China 234.11
2 Singapore 223.48
3 China Hong Kong 216.60
4 Indonesia 206.49
5 Australia 198.78
6 New Zealand 194.10
7 Chinese Taipei 182.95
8 India 160.32
9 Japan 153.21
10 Korea 118.30
11 Thailand 99.82
12 China Macau 50.84

Tim putri yang awalnya penulis favoritkan agak mudah untuk lolos ternyata tampil tertatih-tatih. Walaupun berpeluang lolos tapi mereka harus kerja ekstra keras karena untuk lolos harus menang dua kali di babak play-off. Tempat di play-off dua nyawa sudah pasti karena perbedaan angka yang menyolok dengan saingan mereka Korea.
Semoga tim yang terdiri dari Fera Damayanti – Riantini, Rury Andhani — Conny Eufke Sumampouw, Nur Ainia — Winda Purba dan Very Pangekerego (NPC) mampu melakukannya.

Posisi terakhir :
Ranking
Rank Team VPs Pen
1 China 362.37
2 Chinese Taipei 312.89
3 Japan 300.79 0.50
4 China Hong Kong 285.50
5 Indonesia 245.65
6 Singapore 213.41
7 New Zealand 209.80 0.50
8 Australia 208.28
9 Korea 156.29
10 India 96.02

You must be logged in to post a comment Login