Si Jago Merah Lahap 12 Kios Di Pasar Tradisional Poyowa Kecil, Kota Kotamobagu

Kotamobagu, Sulutlink.com – Pasar tradisional yang terletak di kelurahan Poyowa Kecil, Kota Kotamobagu, Selasa (19/02/2019) Kemarin, dilahap si jago merah. Menurut Saksi yang berada di lokasi kejadian,  kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari. Kobaran api itu, di duga dari 2 kios, yakni Kios F4 dan F5, dan kemudian menjalar ke 12 kios lainnya.

Menurut Aminah Warga di Kelurahan Mongkonai, yang sudah berdagang sekitar 6 tahun di pasar tersebut, Ia mendengar percikan api di atas atap Kios F4 dan Kios F5 yang dimiliki oleh Hendrik Tuyu, dan Ia lansung berteriak kebakaran.

“saya langsung berteriak karena panik dan ketakutan. Dan mulailah warga berdatangan membawa ember yang berisikan air untuk berusaha memadamkan api yang mulai merembet ke kios lainnya” ungkap Aminah.

Namun, kobaran api yang besar dengan cepat melahap 12 kios di dekatnya, yakni kios F1-F12. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai 1,5 Miliar.

Sementara itu pemilik salah satu kios F4 dan F5  Hendri Tuyu mengatakan, dirinya tidak berada di tempat kejadian ketika terjadi kebakaran.

“saya malam itu berbelanja di Toko Tita di pusat Kota. Biasanya kalau saya berbelanja, anak saya tinggalkan di dalam kios. Tetapi malam itu anak saya merasakan kepanasan sehingga saya bawah dan ditidurkan di rumah,” Ungkapnya.

Di juga baru mendapat kabar pukul 02.00 dini hari, dari Nenek Aminah lewat telepon.

“saya baru dapat kabar setelah 1 jam dan saya bergegas untuk melihat, tapi sudah tidak ada yang tersisa. Menurut informasi, api berasal dari atap kios saya, semuanya hangus, 72 koligram beras, bahan pokok, TV dan Kulkas tidak ada yang tersisa, semua ludes” ungkapnya dengan raut muka yang sedih.

Di tempat terpisah, Wakil WaliKota Kotamobagu Nayodo Koerniawan mengatakan, dirinya sudah turun langsung ketempat kejadian.

“Nantinya itu akan dikoordinasikan dengan beberapa Instasi Terkait. Saya sudah melihat ada 12 ruko semua hangus terbakar. Dan rata-rata mereka menjual sembako yakni beras. Untuk kerugian sekitar Rp 1,5 milliar,” terangnya.

Wakil Wali Kotamobagu juga mengatakan kalau ini adalah musibah, dan meminta para korban untuk bersabar. Karena Pemerintah tidak akan tinggal diam. Dan Pasti Pemerintah akan membantu para korban. (DR)

You must be logged in to post a comment Login