Sidak DPTSP dan Diknas, Wagub Kandouw Instruksikan Bekerja Dengan Passion

Pemprov, Sulutlink.com – Pemerintah Provinsi Sulut dalam rangka mengoptimalkan kualitas kerja instansi dijajarannya, dengan harapan dapat menunjukkan peningkatan tatakelola layanan prima dan berintergritas, sesuai arahan bapak Gubernur Olly Dondokambey melalui Wagub Kandouw melakukan sidak inspeksi mendadak (sidak) ke DPTSP dan DIKNAS

Pantauan sulutlink, Dinas PTSPD dibawah didampingi Kadis, Frangky Manumpil, saat tiba dilokasi , Wagub Kandouw menyapa sejumlah staf hingga THL dan berinteraksi langsung dan berdialog terkait tugas, kinerja, apa kendala yang dihadapi.

Dihadapan puluhan ASN yang hadir, Wagub Kandouw menjelaskan tentang tugas pokok dan fungsi dalam menangani perijinan yang cepat dan tepat waktu di lingkup Pemprov hingga Kabupaten/Kota.

“Hambatan utama terpantau adalah mindset stake holder. Kita harus memberi contoh, permudah perijinan ‘bukan beking susah’ atau beking lama. Atau bahkan mematok biaya tinggi,” sindir Kandouw, seraya menyatakan Dinas PTSP adalah salah satu ujung tombak, tentunya pertama buat nyaman internal dalam bekerja by catching dan comfortable.

“Wagub Kandouw, evaluasi outlook saat ini dinilai cukup tapi untuk intern dinilai belum optimal, tambah dia”

“Prosesnya harus lebih cepat, lebih bagus dan terbaik harus standby dalam pelayanan. Disiplin sangat penting. Staf dan Pejabat termasuk THL harus loyal dan bekerja sesuai tupoksi untuk hasilkan yang terbaik. Comodity Base (basis masyarakat) melalui Asosiasi – asosiasi, UMKM dan lainnya harus dilibatkan.

“Saat pelaksanaan Sulut Expo yang lalu, investasi garmen, kopi dan kuliner banyak diminati. Kerja di Satu Atap harus promosikan daerah. Bekerja dengan passion supaya kerja senang dan maximal.

Jangan kerja di satu atap pikiran beternak. Tau loyalitas dan dedikasi serta integritas,” kata Wagub Kandouw memotivasi para ASN, sembari menyatakan ada reward dan punishment terhadap seluruh staf.

Sidak Wagub Kandouw menuju jajaran Diknas Sulut, dr Grace Punuh. Pantauan sulutlink.com, Wagub langsung menuju ruang kenaikan pangkat dan pengelolaan dana BOS, sambil berdialog langsung dengan pejabat, staf dan THL yang ada. Wagub Kandouw pantau terkait kondisi e-file dan estetika Dinas

Sementara itu dihadapan seluruh pegawai Diknas Sulut, dengan ciri khasnya sebagai orator dan retorika handal, Wagub Kandouw menekankan strategisnya Diknas Sulut tegak lurus dari pusat hingga daerah.

“Kedepan kita akan fokus dan istimewakan Sumber Daya Manusia (SDM). Kata dia, di Sulut paling penting stakeholder yang bertanggung jawab mengurus SDM.

“Diakui Diknas masih harus berbenah lagi. Secara pragmatis kita harus menjadi terdepan. Semua sama dengan daerah lain, yang beda mindset masih jauh berpikir dari integritas, sense of responsibility (bertanggungjawab), sense of belonging (memiliki), etos kerja. Wagub, mengungkap masih ada yang masa bodoh mau jadi apa ini dunia pendidikan.

“Lewat tatap muka dadakan ini saya mau sampaikan, masa depan Sulut ada di Diknas. Ibarat kapal induk, para awak kapal saling mendukung. Jaman dulu, cuma sekolah lantai tanah tapi menghasilkan SDM yang unggul dari Sulut.

Ungkap Kandouw, saat ini APBD Provinsi 22 % untuk pendidikan. Cabang Dinas akan dimaximalkan. SMA dan SMK akan disidak untuk mengtahui permasalahan yang ada. Masalah pendidikan tidak boleh ditawar lagi.

Permasalahan akan dievaluasi sehingga nantinya harapan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Saya agar level pendidikan Sulut masuk top Indonesia Timur.

“Saya optimis kita bisa kejar ketertinggalan dari Jawa,” sambil menyatakan saat ini Sulut masih terselamatkan dengan berbagai terobosan Pak Gubernur Olly Dondokambey di tingkat pusat sampai daerah sehingga perekonomian Sulut berjalan baik.

“Yang pasti dalam kepemimpinan kami akan diawasi loyalitas, integritas, disiplin dan dedikasi kerja para pejabat, staf ASN dan THL,” pungkas Wagub

Wagub dalam tugasnya didampingi Pejabat struktural ; Asisten II Rudy Mokoginta, Kaban BKD Femmy Suluh, Kabid Pengawasan Andra, Kabag Humas Chris Iroth.

redaksi2Supit Oktober 16 2019

You must be logged in to post a comment Login