Siswa SMP Negeri 1 Absent UNBK Ikut Orang Tua ke Inggris

Manado, sulutlink. com- Sedikitnya ada ribuan siswa di Kota Manado,  hari ini mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Pantauan wartawan media online ini,  di SMP Negeri 1 Manado sekira 728 siswa yang terdiri atas 397 perempuan dan 331 laki laki ikut serta dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer tersebut.

Namun sangat disayangkan,  salah satu siswa bernama Safira Kirana kelas 9 SMP Negeri 1 Manado tak mengikuti UNBK karena dia harus mengikuti kedua orang tuanya bekerja ke Inggris.

” Dari total siswa yang  ikut UNBK hanya satu yang absent tak bisa ikut UNBK, ” ucap Kepala Sekolah SMP Negeri I Manado Jeane Rey Spd, Mpd.

Menurutnya dari semua yang ikut UNBK kami beroptimis mereka akan lulus seratus persen bahkan bisa merebut nilai tertinggi di Sulawesi Utara.

“Kami optimis bisa meraih nilai tertinggi UNBK, ” tukasnya.

Selain itu kata Rey,  kami sangat menyesal sebagai sekolah ternama dan terbesar di Sulut,  pada saat UNBK tidak mendapat kunjungan sekaligus perhatian dari pejabat Pemkota

“Sebagai sekolah terbesar tidak dikunjungi oleh Pejabat Pemkot.” koarnya.

Sementara itu di SMP Negeri 3 Manado sedikitnya ada 309 siswa yang ikut Ujian nasional Kertas Pensil (UNKP)  yang juga turut bergabung dari SMP PGRI 2  sebanyak 17 siswa dan tanpa berita tiga orang siswa.

“Sekolah kami hanya ada dua siswa yang tak ikut UNPK karena mengikuti orang tua mereka diluar daerah, ” ungkap Kepsek SMP Negeri 3 Manado Dra Elizabeth Mononutu.

Sementara itu Walikota Manado GS Vicky Lumentut didampingi Kepala Dinas Pendidikan DR Deasy Lumowa Mpd,  sekira pukul 06.00 wita berada di Kepulauan Bunaken untuk mengawasi sekaligus memonitoring pelaksanaan UNBK di Wilayah kepulauan tersebut.

“Saya mendampingi bapak Walikota memonitoring UNBK di Kepulauan Bunaken Kepulauan, ” pungkas mantan Kepsek SMU Negeri 1 Manado itu.

(Onal Gampu)

You must be logged in to post a comment Login