Smart City Forum: Bandung Siap Berbagi Aplikasi Dengan Manado

smart city 3Walaupun banyak kesibukan, tidak menyurutkan niat Walikota Bandung Ridwan Kamil turut hadir pada pra iven Indonesia Smart City Forum yang dilaksanakan di Hotel La Grande Merdeka, Bandung (Senin 15/8). Emil, sapaan akrab walikota ini memberikan pandangan terhadap pembangunan smart city di Indonesia. Menurut Emil, revolusi Indoensia hari ini bergantung pada pemahaman tentang teknologi.

“Teknologi ini sudah hadir, tinggal bagaimana kita mau pakai atau tidak. Kalau tidak mau, sampai kapanpun kita terlihat sebagai pemerintah yang sibuk, tapi sebenarnya jalan di tempat. Kecuali ada niat kuat, kita akan menggunakan teknologi untuk mengubah Indonesia ini melalui pemerintah daerah masing-masing. Pertanyaannya bagaimana memulainya. Di sini kita harus kompak bersepakat. Salah satunya adalah Indonesia Smart City Forum. Kita bicara, Indonesia mau di bawa ke mana. Yang pintar membantu yang belum. Yang sudah punya membantu yang belum punya. Semangat Indonesia Smart City Forum adalah Kolaborasi. Sebagaimana yang sering saya sampaikan memperbanyak kolaborasi, mengurangi kompetisi karena kita NKRI.” ujar panjang lebar Emil.

Dosen ITB yang merancang arsitektur McD di kawasan Mega Mas Manado ini mengajak audiens khususnya dari jajaaran Kominfo untuk mengajak kepala daerahnya hadir dan kawan-kawan di daerah lainnya juga agar disosialisasikan dan diupayakan hadir.

“Yang datang, kita akan berbagi. Contoh, kami punya 320 software yang sudah kami bangun. Ada yang harus dibangun sendiri, ada yang tidak perlu. Untuk yang tidak perlu, kita tinggal ngobrol pakenya seperti apa. Bandung hari ini kita sudah belanja hampir 40 M untuk pengembangan Smart City. Di Indonesia ada 500 kab/kota, kalau semuanya membelanjakan yang sama, kita akan menghabiskan 20 trilyun. Nah 20 trilyun ini, sayang kalau dibelanjakan untuk problem yang mirip dan urusan yang sama. Dalam catatan kemendagri urusan kita ada 800. Kalau satu-satunya dihitung, kita ada 800 aplikasi. Betapa mubazirnya uang sebesar itu. Saya berharap kepala daerahnya bisa hadir supaya kita bisa berkomitmen bersama.” jelas Emil.

Kota Bandung sendiri sudah menandatangani Memorandum of Understanding dengan beberapa Kota terkait Pengembangan Smart City, di antaranya dengan Kota Manado. MoU yang ditandatangani dua sahabat karib, Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil di sela-sela pelaksanaan Munas APEKSI di Jambi bulan Juli lalu. MoU ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkot Manado dan Pemkot Bandung pada pelaksanaan Indonesia Smart City  di Bandung 2-3 September 2016 nanti, di antaranya penyerahan 320 aplikasi pemerintahan dari Bandung kepada Manado.

You must be logged in to post a comment Login