Sulut Tanggap Darurat Penanganan Non Alam Virus Corona: Angouw Meminta Masyarakat Sering Dengar Imbauan Pemerintah

Sulut Tanggap Darurat Penanganan Non Alam Virus Corona: Angouw Minta Masyarakat Sering Dengar Imbauan Pemerintah

Deprov – Sulutlink.com – Menunjuk surat keputusan Gubernur No. 116 tahun 2020 tentang penetapan status tanggap darurat penanganan bencana non alam virus korona (covid-19), Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengatakan, sangat mendukung apa yang sudah di tetapkan oleh bapak Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

“Kepada masyarakat agar sering mendengar imbauan-imbauan dari Pemerintah Provinsi Sulut maupun pemerintah-pemerintah di Kabupaten/Kota dalam penanganan wabah virus korona,“ pesan Angouw, kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Angouw menghimbau, masyarakat juga bisa lebih sering lagi menerapkan physical distancing, dan jangan berpergian jika tidak ada hal-hal yang penting, lebih baik di rumah saja. “Jangan kumpul-kumpul dulu untuk saat ini,” tutur Angouw

Beberapa hal yang patut diperhatikan sesuai isi putusan yakni, pertama menetapkan status tanggap darurat penanganan non alam virus korona di Provinsi Sulut.

Kedua, penetapan status tanggap darurat sebagaimana dimaksud diktum kesatu adalah dalam rangka penanganan darurat bencana non alam virus korona di Provinsi Sulut yang berlangsung selama 30 hari terhitung sejak tanggal 26 Maret 2020 sampai 24 April 2020.

Ketiga, masa status tanggap darurat sebagaimana dimaksud diktum kesatu dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana.

Keempat, biaya yang timbul sebagai akibat pelaksanaan keputusan ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sulut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, serta sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat.
Kelima keputusan gubernur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” (*) red2SL-009

You must be logged in to post a comment Login