Tangkal Potensi Konflik: Kapolda Sulut Menghimbau Masyarakat, Laporkan Apakah Ada Gerakan-Gerakan Mencurigkan Disekitar Kita

Sulutlink.com – Prpvinsi Sulut selain dikenal dengan slogan Torang Samua Basudara dan juga disapa Bumi Nyiur Melambai yang Aman, Sulawesi Utara (sulut) dikenal juga sebagai daerah yang ramah dengan siapa saja tanpa memandang suku, agama dan ras.

Toleransi yang sudah terbangun dari generasi ke generasi dan berjalan begitu harmonisnya ini tak heran, wilayah ini seringkali disebut-sebut sebagai daerah teraman di Indonesia, karena masyarakatnya begitu pluralis.

Bahkan, disaat beberapa wilayah di Indonesia tengah dilanda konflik, Sulawesi Utara senantiasa mampu mempertahankan keharmonisan antar masyarakat yang terdiri dari banyak sekali suku, ras dan agama, sehingga terhindar dari konflik-konflik tersebut.

Hal inilah yang coba terus dijaga oleh banyak pihak, termasuk aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara.

Sejumlah kegiatan bersama dengan masyarakat dan stakeholder untuk menjaga keamanan terus diupayakan pihak kepolisian.

Bahkan, pihak Polda sangat responsif untuk mengantisipasi potensi konflik yang akan terjadi.
“Kerjasama yang baik dengan masyarakat perlu terus dijaga.

Kepolisian memang bertugas untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi bantuan masyarakat untuk ikut menjaga keamanan wilayah begitu besar perannya,” ujar Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Dr. Remigius Sigid Tri Hardjanto, Msi, melalui Kabid Humas Polda, Kombes Pol Jules Abast.

Menurut Abast, salah satu peranan penting dari masyarakat adalah melakukan pelaporan kepada aparat terdekat, terkait dengan kehadiran hal-hal yang mencurigakan di sekitar mereka. Abast bilang, informasi awal dari masyarakat sangat berguna, terutama untuk menangkal hal-hal yang bisa merugikan orang banyak.
“Masyarakat selalu diimbau untuk bisa melaporkan kondisi terbaru di daerah mereka.

Apakah ada kegiatan mencurigakan atau ada orang-orang baru yang gerak-geriknya aneh untuk segera diberitahukan,” kata Abast.

Abast juga menyentil kehadiran wisatawan di wilayah Sulawesi Utara, yang tentunya dijamin keamanannya selama melakukan aktivitas pariwisata.
“Penjagaan terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kami juga rutin melakukan persiapan untuk menjadikan situasi menjadi kondusif,” kata Abast kembali.

Abast menegaskan situasi di Sulawesi Utara sampai saat ini masih aman dan kondusif.

“Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara bersama masyarakat dan seluruh stakeholder menjamin keamanan warga masyarakat di Sulawesi Utara termasuk wisatawan lokal maupun mancanegara,” pungkas Abast (*redaksi2Supit-009)

You must be logged in to post a comment Login