TOL MANADO-BITUNG 26 KILOMETER DIOPERASIONALKAN APRIL

Manado, Sulutlink.com – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Manado, Triono Junoasmono mengatakan, sepanjang 26 kilometer(Km) tol Manado-Bitung akan dioperasionalkan pada April mendatang.

“Hingga kini kami masih menunggu jadwal Presiden Joko Widodo dan belum tahu informasinya kapan pastinya,” kata  Triono di Manado, Jumat.

Panjang bentangan tol Manado-Bitung yang saat ini dibangun sepanjang 39,9 kilometer, namun belum keseluruhan konstruksi jalan dan jembatan tersambung.

Khusus di segmen IIB dari beberapa segmen yang ada (segmen IA, IB dan IIA) masih ada spot-spot yang belum keseluruhan dibebaskan.

Akibatnya, masih baik jalan dan jembatan yang dibangun belum tersambung secara utuh.

“Rencananya sampai Danowudu yang akan dioperasionalkan atau sampai kilometer 26,” jelasnya.

Triono belum bisa memastikan apakah penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19) akan mempengaruhi jadwal operasional tol Manado-Bitung yang sejak awal direncanakan pada April bulan depan.

“Hingga kini masih bulan April rencana operasionalnya,” ujarnya.

Manfaat dibangunnya tol terpanjang di Sulawesi ini di antaranya untuk menyokong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

Selain itu, untuk memangkas waktu tempuh dan kemacetan yang saat ini mendera ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Manado dan Kota Bitung yang melintas di Kabupaten Minahasa Utara. Manado, 20/3 (ANTARA) – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Manado, Triono Junoasmono mengatakan, sepanjang 26 kilometer(Km) tol Manado-Bitung akan dioperasionalkan pada April mendatang.

“Hingga kini kami masih menunggu jadwal Presiden Joko Widodo dan belum tahu informasinya kapan pastinya,” kata  Triono di Manado, Jumat.

Panjang bentangan tol Manado-Bitung yang saat ini dibangun sepanjang 39,9 kilometer, namun belum keseluruhan konstruksi jalan dan jembatan tersambung.

Khusus di segmen IIB dari beberapa segmen yang ada (segmen IA, IB dan IIA) masih ada spot-spot yang belum keseluruhan dibebaskan.

Akibatnya, masih baik jalan dan jembatan yang dibangun belum tersambung secara utuh.

“Rencananya sampai Danowudu yang akan dioperasionalkan atau sampai kilometer 26,” jelasnya.

Triono belum bisa memastikan apakah penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19) akan mempengaruhi jadwal operasional tol Manado-Bitung yang sejak awal direncanakan pada April bulan depan.

“Hingga kini masih bulan April rencana operasionalnya,” ujarnya.

Manfaat dibangunnya tol terpanjang di Sulawesi ini di antaranya untuk menyokong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

Selain itu, untuk memangkas waktu tempuh dan kemacetan yang saat ini mendera ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Manado dan Kota Bitung yang melintas di Kabupaten Minahasa Utara. Manado, 20/3 (ANTARA) – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Manado, Triono Junoasmono mengatakan, sepanjang 26 kilometer(Km) tol Manado-Bitung akan dioperasionalkan pada April mendatang.

“Hingga kini kami masih menunggu jadwal Presiden Joko Widodo dan belum tahu informasinya kapan pastinya,” kata  Triono di Manado, Jumat.

Panjang bentangan tol Manado-Bitung yang saat ini dibangun sepanjang 39,9 kilometer, namun belum keseluruhan konstruksi jalan dan jembatan tersambung.

Khusus di segmen IIB dari beberapa segmen yang ada (segmen IA, IB dan IIA) masih ada spot-spot yang belum keseluruhan dibebaskan.

Akibatnya, masih baik jalan dan jembatan yang dibangun belum tersambung secara utuh.

“Rencananya sampai Danowudu yang akan dioperasionalkan atau sampai kilometer 26,” jelasnya.

Triono belum bisa memastikan apakah penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19) akan mempengaruhi jadwal operasional tol Manado-Bitung yang sejak awal direncanakan pada April bulan depan.

“Hingga kini masih bulan April rencana operasionalnya,” ujarnya.

Manfaat dibangunnya tol terpanjang di Sulawesi ini di antaranya untuk menyokong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

Selain itu, untuk memangkas waktu tempuh dan kemacetan yang saat ini mendera ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Manado dan Kota Bitung yang melintas di Kabupaten Minahasa Utara. (ANT/Ryn)

You must be logged in to post a comment Login