Wagub Kandouw: Pak Gubernur Objektif Nilai Mana Yang Bagus, Layak Pemkot Bitung ‘Paritrana’ Juara I Tingkat Nasional

Pemprov, Sulutlink.com – Terkait penerapan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan diseluruh daerah mendapat respon pemerintah diantaranya Pemprov Sulut mendapat kehormatan terbaik atas penilaian daerah terbaik dan layak diberi penghargaan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Untuk itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengatakan, Gubernur Olly Dondokambey sangat objektif menilai dan mendukung daerah-daerah yang baik soal penerapan program yang berdampak positif ke masyarakat.

Kata Wagub Steven Kandouw, saat menyerahkan hadiah pemenang Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ‘Paritrana’ Juara 1 Tingkat Nasional kepada Pemkot Bitung diterima langsung Wali Kota Bitung Max Lomban disaksikan Wakil Wali Kota Maurits Mantiri, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi-Maluku Toto Suharto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulut Edison Humiang, Kadisnakertrans Sulut, Erny Tumundo, dan jajaran Pemkot Bitung.

Wagub Kandouw mengatakan, penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan ‘Paritrana’ ini, digagas Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia.

Kandouw pun mengapresiasi road map Pemkot Bitung yang diakui pemerintah pusat melalui penganugerahan “Paritrana”.

Kandouw menyebut, pemerintah provinsi sebelumnya telah mengusulkan tiga kabupaten/kota yakni Kota Bitung, Tomohon dan Kabupaten Minahasa, kepada pemerintah pusat untuk dinilai sesuai dengan komitmen Gubernur Olly Dondokambey untuk selalu objektif dalam mengusulkan daerah yang akan mengikuti ajang Paritrana.

“Ternyata kota bitung ini bukan cuma yang terbaik di sulut tapi juga dari 400-an Kabupaten Kota di indonesia, baik jangkauannya, baik cakupannya, baik mekanisme dan yang terutama regulasinya,” kata Wagub Kandouw dengan bangga.

Kandouw juga mengapresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung yang berani menciptakan regulasi dengan konsekuensi tiap tahun harus di laksanakan. “Karena tidak banyak di daerah yang berani membuat regulasi,” tandasnya.

Kandouw berharap kepada Deputi Direktur BPJS bahwa tahun 2020 dengan kenaikan iuran menjadi masalah karena Pemerintah di 15 Kabupaten Kota memiliki kondisi fiskal yang menengah.

“Mari bercontoh di Bitung ini, karena di mana ada niat disitu ada jalan, lewat terobosan pemerintah kota bitung ini dengan tali kasih itu luar biasa menurut hemat saya,” tutur Kandouw. Banyak aspek yang terjadi disitu, termasuk kesetiakawanan sosial yang didengung-dengungkan oleh Pemerintah Pusat.

Singkat kata apapun ongkosnya, pemberian perlindungan dan jaminan sosial kepada seluruh masyarakat itu harus jadi ikhtiar kita bersama, dan itu mutlak,” sambung Kandouw seraya berharap agar apa yang sudah dilakukan Pemkot Bitung ini menjadi role model untuk kedepan.

Kandouw menilai, UMP Sulut tahun 2020 sebesar Rp. 3.310.732 yang ditetapkan Gubernur Olly merupakan nomor tiga tertinggi se-Indonesia. Tambah dia, kenaikan itu harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas kerja.

“Satu sisi upah dan kesejahteraan itu meningkat, di sisi lain SDM, kualitas baik etos kerja dan kemampuan kita harus di tingkatkan,”pungkas Steven O.E.Kandouw.

redaksi2Supit November 8 2019

You must be logged in to post a comment Login