YUSRA AL HABSYI: Ingatkan PT. Conch Pahami Aturan Ketenagakerjaan

DEPROV, Sulutlink.com – Personil Komisi IV, Yusra Al Habsyi mengkritisi terkait Banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT. Conch.

Ini menjadi perhatian khusus dari kami Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (SULUT).

Yusra Al Habsyi menilasi, masuknya PT. Conch di sulut seharusnya dapat membawa dampak positif bagi iklim investasi di daerah Suluty, tinggal bagaimana pemerintah provinsi dan daerah melakukan langkah mengevaluasi terhadap masuknya perusahaan ini.

“Adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Conch sebenarnya sudah lama, nah seiring berjalannya waktu karena banyak investasi yang masuk dari negara yang sama kami mengambilnya secara positif tinggal yang dilakukan pemerintah provinsi dan daerah adalah melakukan proses evaluasi terhadap masuknya perusahaan asing yakni PT Conch,”kata Yusra kepada sulutlink.com, di ruang kerjanya.

Lanjut menurutnya, masuknya perusahaan PT Conch di daerah, harusnya dijadikan sebagai tempat pembelajaran.

“Jadikan mereka sebagai tempat pembelajaran. Jangan sampai ada perusahaan yang sudah berjalan kemudian kita baru menyampaikan pemberitahuan tentang ketenagakerjaan,” tegasnya.

ANGGOTA KOMISI IV DPRD SULUT YUSRA AL HABSYI

Politisi PKB mengemukakan, ini menjadi fakta bahwa penerapan sistem investasi di indonesia, termasuk di sulut masih mengabaikan peraturan yang ada di negara ini, misalnya tentang ketenagakerjaan. Wajiblah PT. Conch Terapkan aturan ketenagakerjaan di Sulut.

“Karena pengalaman saya di kabupaten, setiap kami melakukan hearing atau kunjungan lapangan selalu jawaban dari manajemen PT Conch bahwa mereka belum mengetahui aturan-aturan itu. Nah ini fakta bahwa penerapan sistem investasi di indonesia termasuk di sulut terkesan masih mengabaikan peraturan yang ada di negara ini, misalnya tentang ketenagakerjaan,” ujarnya.

Dirinya berharap kedepan pemprov melalui disnaker sudah harus melakukan pra kondisi untuk menerima investasi yang masuk.

“Hal ini agar supaya mereka datang dengan investasi mereka dan kami di sulut sudah siap dengan sumber daya yang kita miliki, dan supaya kita tidak menjadi penonton di negeri sendiri. Tidak anti investasi tapi bagaimana kehadiran investasi ini dapat menjadi pemberdayaan bagi masyarakat kita,”pungkas Yusra

redaksi2Supit November 4 2019

You must be logged in to post a comment Login