web analytics

Profil Tokoh Sulut : Dr. S.H. Sarundajang

PROFIL SINGKAT
Nama Lengkap        : Dr. Sinyo Harry Sarundajang
Alias                             : Sinyo Harry Sarundajang
Profesi                         : –
Agama                         : Kristen Protestan
Tempat Lahir           : Kawangkoan, Minahasa, Sulawesi Utara
Tanggal Lahir          : Selasa, 16 Januari 1945
Zodiac                         : Capricorn
Hobby                         : Membaca, Menulis, Olahraga
Ibukota/Provinsi        : Minahasa, Sulawesi Utara
Warga Negara            : Indonesia
Alamat                       : Winangun 2 Lingk.2 No.12A Kec. Malalayang – Manado
Nama Ayah & Ibu     : Youtje Sarundajang & Yulian Liow

MOTTO
“Nihil Nova Sub Sole”
(Tak Ada yang Abadi di Bawah Matahari)

KELUARGA
Istri : Ny. Deetje L. Tambuwun (Menikah Tanggal 17 Juli 1969)

Anak-Anak :
1. Steven J. Sarundajang Menikah Dgn Jasinta Paat (Kel.Sarundajang – Paat)
2. Vanda D. Sarundajang Menikah Dgn Hany Makaminang (Kel. Makaminang – Sarundajang)
3. Fabian R. Sarundajang Menikah Dgn Preysi Siby (Kel. Sarundajang – Siby)
4. Eva C. Sarundajang Menikah Dengan Alvarez Moningka (Kel. Moningka – Sarundajang)
5. Shinta Sarundajang

BIOGRAFI
Sinyo H. Sarundajang, lahir di Desa Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, pada tanggal 16 Januari 1945. Sarundajang menyelesaikan SMA tahun 1964, kemudian tahun 1968 meraih gelar Sarjana pada Fakultas Sosial Politik, Universitas Sam Ratulangi Manado. Tahun 1970 meraih S1 pada Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan, Untag, Jakarta. Pada tahun 1975-1976 mendapat tugas belajar dari Departemen Dalam Negeri untuk mendalami Administrasi Teritorial di Institute International Administration Publique Francaise, Perancis. Di tahun yang sama ia menerima Certificate Asseduite Cours de Perfectionmeet du Francais Universite de Nice. Ia mengikuti Sespanas tahun 1986 dan Terpadnas tahun 1988.

Berbagai sertifikat pendidikan seperti Development Administration, Group School of Public Policy Birmingham University, Inggris pada tahun 1994, Sertifikat Institute forBerbagai sertifikat pendidikan seperti: Development Administration, Group School of Public Policy Birmingham University, Inggris pada tahun 1994, Sertifikat Institute for Housing and Urban Development Studies Rotterdam, Nederland, tahun 1994, Sertifikat Executive Program ini Health Finance and Managed Care, di University of California, Amerika Serikat tahun 1996 diperolehnya.

PENDIDIKAN

  • SR Kotamobagu (1957 )
  • SR Frater Tomohon (1959 )
  • SMP Kristen Kawangkoan (1960 )
  • SMA Negeri Kawangkoan (1964)
  • Sarjana Muda Univ. Sam Ratulangi Manado Fak. Sosial & Politik Jur. Administrasi Negara (1968)
  • Sarjana Univ. 17 Agustus 1945 Jakarta Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (1970)
  • Ahli Administrasi Teritorial pada Institut Internasional Administration Publique Francaise (tugas belajar Depdagri) (1975-1976)
  • Doktor pada Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan Disertasi Geostrategi Prov. SULUT sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Kawasan Asia Pasifik (2011)
  • 2012 Doktor honoris causa bidang perdamaian UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

KARIR

  • Gubernur Sulawesi Utara 2005-2015
  • Dosen Luar Biasa FISIP UNSRAT (1971)
  • Sekretaris Tim Screening Prop.Dati I Sulut (1973)
  • Dosen Luar Biasa APDN Manado (1974)
  • Kasubdir KAMPOL Dati I Sulut (1974)
  • 1974 : Panwas Pelaksana Lintas Batas RI dan Filipina
  • 1977 : Kepala Biro Pemerintahan Kantor Gubernur KDH Tkt. I Sulut
  • 1977 : Wkl. Koordinator Tim Pelaksana Operasi Tertib Propinsi Tkt. I Sulut
  • 1978 : Pj. Sekwilda Tk.II Minahasa
  • 1981 : Sekretaris Tim Screening
  • 1981 : Karo Penyelenggara pada Sekretaris Pemilihan Dati I Sulut
  • 1981 : Sekretaris Panitia DATI I Sulut untuk keanggotaan DPRD I dalam PEMILU 1982
  • 1981 : Pj. Karo Pemerintahan Daerah Kantor Gubernur Dati I Sulut
  • 1983 : Sekwilda Tingkat II Minahasa
  • 1986 : Walikota Kotif Bitung
  • 1990 : Pj. Walikotamadya Kodya Bitung
  • 1991 : Walikota Kodya Bitung (Definitif)
  • 1996 : Walikota Kodya Bitung (Masa Jabatan Kedua)
  • 1999 : Ketua Harian KAPET Manado-Bitung
  • 2000 : Staf Ahli Mendagri Bidang Strategis
  • 2001 : Inspektur Jenderal Departemen  Dalam Negeri dan Otonomi Daerah
  • 2002 : Pj. Gubernur Maluku Utara
  • 2002 : Pj. Gubernur Maluku
  • 2005-2010 : Gubernur Sulut
  • 2010-2015 : Gubernur Sulut

PENGHARGAAN

  • (1987)Dari Mendagri/Ketua Lembaga Pemilu
  • 1988 : Dari Mendagri sebagai Peserta Tarpadnas
  • 1990 : Dari Dewan Harian Nasional Angkatan 45
  • 1992 : Dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
  • 1993 : Bintang Legiun Veteran RI
  • 1995 : Manggala Karya Kencana, dari Meneg Kependudukan Kepala Badan Koordinasi KB Nasional
  • 1995 : Piagam Bakti Koperasi dan Pengusaha Kecil, dari Menteri Koperasi dan PKK
  • 1995 : Satya Lencana Wirakarya, dari Presiden RI
  • 1995 : Award For Health Education, dari WHO
  • 1996 : Anugrah Aksara, dari Presiden
  • 1995 : Piagam Penghargaan Peresmian Massal  Pembangunan Perumahan Pemukiman
  • 1996 : Satya Lencana Pembangunan Bid. Koperasi & Pembinaan Pengusaha Kecil, dari Presiden RI
  • 1997 : Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun, dari Presiden RI
  • 1997 : Piagam Penghargaan atas Pembinaan Karang Taruna dari Menteri Sosial RI
  • 1999 : Dari Departemen Luar Negeri Republik Philipina atas Perjanjian Kerjasama BIMP-EAGA
  • 2002 : Outstanding Achievement In Field of Governance, dari 21st Century Award
  • 2002 : Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun, dari Presiden RI
  • 2003 : Outstanding Government Official in Indonesia, dari Who’s Who In The World Twentieth Edition
  • 2004 : The Governor’s Award semasa menjabat Gubernur Maluku dan  Maluku Utara, dari American Biographical Institute (ABI)
  • 2004 : Tanda Bintang Jasa Utama, dari Presiden RI
  • 2009 : Bintang Maha Putera Utama, dari Presiden RI
  • Dari Presiden Republik Indonesia, Tanda Penghargaan Ketahanan Pangan Tingkat Nasional Tahun 2008 (18 Desember 2008)
  • Dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Tanda Penghargaan Pelopor Serikat Anti Pengangguran (06 Februari 2009)
  • Dari Presiden Philipina, Presidential Citation (03 April 2009)
  • Dari Menteri Keuangan RI, The Best Management Keuangan Pemprop Se-Indonesia (04 Mei 2009)

ORGANISASI

  • (1961-1964)Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI)
  • (1964-1970)Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
  • (1986-1999)Dewan Penasehat Golkar Kodya Bitung
  • (1970-2005)Anggota KORPRI
  • (1990-1996)Ketua FORKI Sulut
  • (1990-1996)Ketua PORDASI Sulut

SOSOK Sinyo Harry Sarundajang bagi warga di Kawasan Timur Indonesia , bisa dibilang fenomenal. Salah satunya lantaran pernah menjadi gubernur di Maluku Utara, Maluku dan Sulawesi Utara. Ini adalah prestasi yang jarang diperoleh oleh pemimpin di negeri ini. Sarundajang menjadi pejabat gubernur di Maluku Utara dan Maluku pada 2002, ketika daerah tersebut dilanda konflik SARA. Kala itu, Sarundajang sengaja ditugaskan oleh Presiden Megawati Sukarnoputri untuk meredam konflik dan mempersiapkan pemilihan kepala daerah. Kinerjanya di Maluku Utara dan Maluku bukan tanpa hambatan. Kehadirannya justru diawali oleh tantangan yang bisa mangancam nyawanya. Apalagi, Sarundajang adalah seorang Kristen yang harus berperan sebagai mediator di kelompok garis keras Kristen dan Muslim. Beberapa jam di hari pertama setelah tiba di Kota Ternate, Sarundajang disambut oleh ledakan bom di dekat tempat penginapannya. Sejumlah utusan menemui Sarundajang dan menyatakan penolakan. Ia tak gentar dan bersikukuh membawa amanat perdamaian dari negara. ”Ini tugas negara, saya tak akan mundur. Mati sekalipun saya siap,” ujar Sarundajang menjawab penolakan sejumlah tokoh masyarakat Maluku Utara. Ada juga tantangan di Ambon. Untuk bisa memimpin Maluku sebagai gubernur, warga di sana memintanya untuk melakukan ‘uji kesaktian’. Di sebuah desa, Sarundajang diminta untuk mencambuk dengan tiga ujung lidi seorang lelaki kebal senjata yang telanjang dada. Apabila bekas  cambukan pada tubuh lelaki kebal itu mengeluarkan darah, maka Sarundajang dianggap memenuhi syarat adat memimpin Maluku. Kesuksesan Sarundajang membawa misi perdamaian, berbuahkan hasil. Beberapa tokoh terkemuka umat Muslim Maluku, menyebutnya sebagai ‘Panglima Laskar Jihad Maluku’. Sedangkan tokoh Kristen di sana menyapanya sebagai ‘Malaikat Kecil’. Bagi sebagian kalangan, jabatan dan karier Sarundajang diraih bukan karena koneksitas eksklusif, tetapi karena kualitas, kapasitas dan kompetensi pribadi Sarundajang semata. “Sarundajang itu pemimpin yang lahir dan dibesarkan semata karena kualitas pribadinya dan kapasitas intelektualnya. Dia tidak bergantung pada sebuah kekuatan temporer,” kata wartawan senior, August Parengkuan.

sarundajang

(infoduniaraya/kompasiana)

About Echel

Check Also

Buron 7 Tahun, Pelaku Pembunuhan Warga Madidir Bitung Berhasil Ditangkap Polisi

Bitung, Sulutlink.com -Polisi menangkap pelaku pembunuhan warga Wangurer Barat, Madidir, Bitung, yang sudah tujuh tahun …