web analytics

Hari Kesehatan Jiwa 2019 Jadi Momentum Promosi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri

Pemprov, Sulutlink.com – Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ( World Mental Health Day ) bertema “Promosi Kesehatan Mental dan Pencegahan Bunuh Diri ( Health Mental Promotion and Suicide Prevention) yang menjadi focus utama di Tahun 2019, demikian dr. Samuel A.R. Malingkas, SpM Direktur RSJ Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang saat diwawancarai Sulutlink.com di ruang kerjanya Kamis, 10/10/2019.

Seiring dengan tema ini, kami mendukung tema tersebut yang didaulat oleh Federasi Kesehatan dunia untuk kesehatan mental (WFMH), dan didukung penuh oleh WHO the International Association for Suicide Prevention dan united for Global Menatl Health,” tutur dr. Samuel dr. Samuel dan mengemukakan bahwa Hari Kesehatan sedunia 2019, tidak lepas dari Program Pemerintah Provinsi Sulut melalui Visi dan Misi Dinas Kesehatan Sulut dibawah kepemimpinan bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Setelah visi dan misi-nya dijabarkan sesuai Tugas pokok dan fungsi di lingkup Dinas Kesehatan dalam hal stakeholder yang terkait dengan RSJ Prof. V.L Ratumbuysang yang tujuannya adalah;

“Menjamin ketersediaan dan pembentukan Sumber daya kesehatan, dan menciptakan tata kelola kepemipinan yang baik.”kata dr. Samuel. Jadi bapak Gubernur dan Wakil Gubernur stakeholder didalamnya dengan support dari Ibu Kepala Dinas Kesehatan terhadap program OD-SK Sulut Sehat, Sulut Hebat memaknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2019.’ Tukas dr. Samuel,

Lanjut Direktur RSJ, sesuai tema yang diusung Federasi Kesehatan Sedunia ini, kita tetap berpegang pada tema “Promosi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri” dimana di Sulut, RSJ bekerjasama dengan para dokter, saat ini sedang gencar dengan giat mempromosikan bagaimana prilaku yang sehat dengan pencegahan ataupun penanganan untuk pasien-pasien jiwa dan memaksimalkan pelayanan di RSJ dilingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulut. Untuk kegiatan promosi ini kami juga focus dengan kegiatan Suicide Prevention atau kegiatan pencegahan bunuh diri,” papar Dokter Samuel

Dalam keterangannya menyebut data WHO untuk tindakan bunuh diri diusia muda berdasarkan penelitian bahwa setiap 40 detik ada satu tindakan bunuh diri yang terjadi sehingga dapat dihitung insiden atau angka kejadian ada 800 ribu pelaku bunuh diri yang terjadi dalam setahun, sangat tinggi.” ungkap dr. Samuel

“Beryukur di Sulut, menurut data yang diperoleh sampai dengan tahun 2017 hanya sekitar 20-an kasus bunuh diri, dan itu menunjukkan bahwa sebenarnya di daerah Sulut masih kategori tingkat ambang batas kebahagiaan yang baik,”ungkap dr. Samuel

“Logikanya orang dengan kebahagiaannya tinggi, risiko segala upaya untuk melakukan tindakan bunuh diri itu berkurang. Sehingga berdasarkan data, Sulut berada pada peringkat ketiga nasional untuk tingkat kebahagiaan secara Nasional”.

Direktur RSJ berharap program OD-SK dalam mewujudkan Sulut Sehat, Sulut Hebat di lingkungan Kesehatan Jiwa dengan bantuan dari Dinas Kesehatan Daerah melalui tugas pokok dan fungsi stakeholder kami, UPTD RSJ Prof. dr. V.L Ratumbuysang, akan bisa berhasil dan sukses,” tutup Direktur RSJ dr. Samuel A. R Malingkas, Sp. M

penulis redaksi2Supit Oktober 10 2019

About Skt Biro Deprov

Check Also

Permudah Aspirasi 2 Juta Warga Sulut, Setwan Glady: Di Tahun 2022 DPRD Bakal Hadirkan Elektronik Aspirasi

  Kabag Persidangan RONNY GERUH, S.Sos Sulutlink. com – 45 Anggota DPRD Sulut Periode Tahun …