web analytics

728 Kendaraan Putar Balik, Operasi Ketupat Samrat Resmi Berakhir

doc.tribrata

Manado, Sulutlink.com – Operasi Ketupat Samrat dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442 H dinyatakan berakhir pada, Senin (17/05) tengah malam.

Operasi rutin tahunan ini berakhir setelah dilaksanakan selama 12 hari sejak 6 Mei lalu.

Polda Sulawesi Utara (Sulut), TNI, unsur Pemerintah Daerah di antaranya Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan serta instansi terkait lainnya turut berperan dalam operasi rutin tahunan tersebut.

Sebagaimana melansir tribrata, total sebanyak 728 unit kendaraan yang akan mudik berhasil diputar balik petugas di Pos Penyekatan yang tersebar di enam Polresta dan Polres jajaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat (Data Biro Operasi Polda Sulut).

Pengetatan dan penyekatan kendaraan yang akan mudik juga menjadi fokus pelaksanaan tugas operasi tersebut, selain pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast terdapat enam pos penyekatan yang didirikan di wilayah hukum Polresta Manado, Polres Bitung, Polres Bolmong Utara, Polres Bolmong Selatan, Polres Kotamobagu, dan Polres Minahasa Selatan.

“Total kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 yang masuk 3.652 unit, kendaraan keluar 2.932 unit, dan kendaraan yang diputar balik 728 unit,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (18/05).

Sementara itu diketahui kendaraan masuk, keluar, maupun diputar balik terbanyak berada di wilayah perbatasan antara kabupaten Minahasa Selatan dan Bolmon.

“Untuk di wilayah Minahasa Selatan, kendaraan yang masuk sebanyak 1.557 unit, kendaraan keluar 993 unit, dan kendaraan yang diputar balik 291 unit,” rinci Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Menurut penjelasannya, kendaraan yang diputar balik karena tidak memenuhi persyaratan masuk ke Provinsi Sulut, seperti idak membawa surat keterangan Rapid Test Antigen atau swab PCR.

Meski operasi ketupat samrat telah selesai, pihaknya akan tetap melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), salah satunya dalam bentuk Operasi Yustisi Protokol Kesehatan.

“Kami mengimbau masyarakat jangan lengah. Tetap patuhi protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Mari tetap patuhi 5M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**)

About Redaksi 2

Check Also

Andrei Angouw Walikota Manado Genjot Vaksinasi Dosis Ke-2

Sulutlink – Wali Kota Andrei Angouw mengatakan, percepatan vaksinasi Covid-19 harus terus digalakkan apalagi Kota …