web analytics

Abeng Pelaku KDRT Kambuhan, Langganan Polsek & Polres Minut

Aubert alias Abeng, bukan lagi nama yang tidak lasim bagi warga Kaasar, kecamatan Kauditan, Minahasa Utara, Polsek Kauditan dan Polres Minahasa Utara. Mabuk-mabukan dan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah hal yang lasim baginya dan tidak jarang berurusan dengan kepolisian.

abeng dengan istrinyaPetugas Polres Minahasa yang ditemui awak SulutLink, kamis (31/3/2016) sore mengakui sudah kenal betul dengan Abeng. Menurutnya, ketika bertugas di lapangan beliau pernah terjaring karena dalam kondisi mabuk. Hal yang sama diakui petugas Polsek Kauditan yang ditemui kamis sore. Hal yang sama juga diakui kalau pelaku pembacokan istri dan anak ini sudah sering dilaporkan ke pihak kepolisian karena masalah mabuk-mabukan.

Tetangga pelaku juga mengakui, Abeng hobinya mabuk-mabukan dan KDRT. Sangat sering terjadi keributan dalam keluarganya dan yang menjadi korban selain istrinya tetapi juga anaknya. Tetangga pelaku yang tidak mau namanya disebutkan mengakui tidak sedikit barang dalam keluarga yang tinggal di tikungan jalan di lingkungan VIII, Kaasar kecamatan Kauditan ini rusak akibat ulahnya namun kali ini bukan hanya barang yang jadi sasaran tetapi juga anak dan istrinya.

Menurut informasi dari tetangga, Abeng yang baru dua hari berada di rumah setelah cukup lama meninggalkan rumah marah-marah melihat istrinya menggunakan handphone yang diberikan anaknya. Konon anaknya menang dalam lomba lari dan mendapatkan handphone. Handphone itu diserahkan pada ibunya dan Abeng sepertinya keberatan. Handphone itu diambilnya dan dipatahkan. Glenn, anak pelaku keberatan karena handphone-nya sudah dirusak sang ayah. Glenn meminta ayahnya mengganti handphone yang sudah rusak itu dan inilah yang kemudian menjadi asalan Abeng bertindak anarkis kepada Glenn anaknya. Henny yang melihat Glenn dalam keadaan bersimbah darah mencari pertolongan sambil melarikan diri. Naas, Henny mendapat tebasan dari belakang yang mengenai punggungnya. Henny yang terjatuh berusaha menangkis serangan bertubi-tubi dari Abeng dengan tangannya. Lengan bawah Henny nyaris putus setelah mendapatkan tebasan peda (pedang) tajam yang sering diasah Abeng.

Panik melihat warga berdatangan, Abeng melarikan diri dengan membawa sebilah peda (pedang). Kamis pagi (31/3/2016), konon Usman betemu Abeng di “tampa fufu kelapa” (tempat membuat kopra) milik Usman namun ketika itu Usman belum mengetahui kejadian malam harinya.

Sampai berita ini diturunkan Abeng yang diburu tim dari Polsek Kauditan dan Polres Minahas Utara belum mengetahui keberadaanya.

 

Berita terkait :

Henny Kambey, Istri Berhati Malaikat Yang Jadi Korban Suami Sendiri

Pelaku Pembacokan Istri dan Anak Terus Diburu – Warga Diharapkan Ikut Membantu

Tebas Istri & Anak, Abeng Melarikan Diri Dengan Sebilah Pedang

 

About Echel

Check Also

Polres Minut Pulangkan 3 Korban Perdagangan Orang dari Saumlaki (Maluku Tenggara Barat)

Manado, Sulutlink.com – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno didampingi Kabid Humas Kombes Pol Jules …