web analytics

Akan Longgarkan Pembatasan, WHO Desak Indonesia Lakukan Penguncian Lebih Ketat

dokumentasi reuters

Manado, Sulutlink.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) desak Indonesia untuk terapkan penguncian lebih ketat setelah pernyataan Presiden Jokowi yang menandai pelonggaran pembatasan jika adanya penurunan kasus.

Dengan lonjakan kasus lima kali lipat dalam lima minggu terakhir dan kematian harian capai rekor tertinggi, jadikan Indonesia sebagai episentrum pandemi global dalam beberapa pekan terakhir.

Pada hari Selasa (20/07), dalam tayangan di kanal youtube Sekretariat Presiden, Presiden Joko Widodo menandai pelonggaran pembatasan mulai 26 Juli mendatang jika terjadi penurunan infeksi dalam beberapa hari terakhir.

Presiden Jokowi Saat Pernyataan Terkini PPKM (tankapan layar youtube Sekretariat Presiden)

Sebagai mana mengutip Reuters, Kamis (22/07),Dalam laporan situasi terbarunya, WHO mengatakan penerapan ketat kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial sangat penting dan menyerukan ‘tindakan mendesak’ tambahan untuk mengatasi peningkatan tajam dalam infeksi di 13 dari 34 provinsi di Indonesia”.

WHO jelaskan tingkat positif harian di Indonesia rata-rata 30% selama seminggu terakhir, bahkan ketika jumlah kasus telah turun tingkat di atas 20% berarti penularan SANGAT TINGGI.

WHO sampaikan seluruh Provinsi di Indonesia memiliki tingkat positif di atas 20%, dengan outlier Aceh, sebesar 19%.

(edit:ryn)

About Redaksi 2

Check Also

Wagub Steven pantau SKD CPNS Pemprov Sulut.

Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw berharap proses seleksi Calon Pegawai Negeri …