web analytics

Anggaran Dana Desa Tahap Pertama Selesai, Pengerjaan Drainase 100 Persen Rampung


Minahasa Tenggara, Sulutlink.com
– Pemerintah Desa Tolombukan Satu kecamatan Pasan telah selesai dengan anggaran dana desa tahap pertama Tahun 2021.

Dari program yang di danai dana desa tahap pertama tahun 2021, semuanya sudah selesai direalisasikan.

“Untuk Drainase Tertutup sudah selesai dikerjakan, sedang Bantuan makanan tambahan bagi Balita yang bersumber dari dana desa sudah diberikan kepada penerima Manfaat,” Ujar Hukum Tua Tolombukan satu Djefly Uguy kepada awak media ini.

Lebih lanjut Uguy mengatakan untuk Drainase Tertutup yang ada di desa Tolombukan Satu, sudah 100 persem selesai dikerjakan.

“Apabila akan memasuki wilayah kecamatan Pasan, drainase yang dibuat akan menambah keindahan serta membuat pejalan kaki merasa aman dan nyaman,” kata Uguy.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menginginkan semua desa yang telah menerima dana desa untuk meningkatkan produktifitas desa.

“Saya ingin desa lebih produktif dengan adanya dana desa, indikasinya kegiatan ekonomi di desa mengalami peningkatan, demikian pula pelayanan publik di desa juga semakin baik, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat” ujar Kepala Dinas PMD Minahasa Tenggara Arnold Mokosolang.

Lebih lanjut Arnol Menjelaskan Permen desa 5/2015 telah membantu Prioritas Penggunaan Dana Desa . Untuk mencakup pembangunan desa, prioritasnya adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar, pembangunan sarana prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Di desa banyak sekali potensi sumber daya ekonomi yang belum dikembangkan karena terkendala dana atau lainnya, dengan adanya dana desa potensi yang ada di desa dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dan mengatasi urbanisasi dan kemiskinan di desa,” kata Arnol.

Dia mencontohkan, desa yang memiliki kekayaan sumber daya air, dapat menggunakan dana desa untuk mengembangkannya menjadi usaha bisnis air bersih. Selain memberikan pemasukan kas desa, usaha tersebut bisa melayani kebutuhan air bersih masyarakat desa.

“Usaha semacam ini juga akan mengoreksi berbagai jenis usaha baru di sekitarnya seperti layanan transportasi, warung makan, dan lainnya, jadi desa akan lebih produktif yang dampaknya adalah majunya ekonomi desa dan masyarakat,” ujar Mokosolang.

Namun, Mokosolang juga mengingatkan bahwa dana Desa satu-satunya faktor kemajuan desa. Justru faktor yang paling penting adalah sumber daya manusia (SDM). Tanpa SDM yang mumpuni, dikhawatirkan dana yang ada tidak akan terkelola atau tidak dieksploitasi.

“Saya selalu mengingatkan peningkatan kualitas desa melalui pelatihan-pelatihan atau kegiatan lainnya, wawasan dan peningkatan kapasitas, etos kerjanya meningkat, jadi dana desa akan dikelola secara transparan, akuntabel dan profesional untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.” Jelas Arnol Mokosolang.

(Rusli.m)

About Redaksi 2

Check Also

Gelar Agenda DPRD Sulut Dilakukan Secara Virtual, Kawatu: Petugas Setiap Agenda Wajib Swab Antigen

Manado, Sulutlink.com – Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu mengatakan, memperhatikan kondisi Daerah Provinsi Sulawesi Utara …

Leave a Reply