web analytics

Anggota DPRD Minsel Sorot Polusi Udara Di Tumpaan

Djen Peter Lamia

Minsel, Sulutlink.com – Pekerjaan Peningkatan Jalan Lingkungan Beserta Bangunan Pelengkap Pemukiman yang dikerjakan oleh PT Gema Krisindo yang diduga telah memicu terjadinya polusi udara (debu) di Desa Tumpaan Satu Kecamatan Tumpaan, mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan.

Djen  Peter Lamia anggota DPRD Minsel dari Dapil 5 ketika dimintai konfirmasi mengatakan sudah menjadi kewajiban dari pihak kontraktor untuk memperhatikan dampak lingkungan atas kegiatan aktifitas kendaraan proyek.

Menurutnya, sekarang ini warga di sekitar jalan keluar masuk kegiatan proyek telah merasa dirugikan atas terjadinya polusi udara, akibat dari material tanah yang tertumpah di jalan dari kendaraan truck pengangkut material tanah.

Dan ini tidak bisa dibiarkan karena telah berdampak pada lingkungan yang dirasakan warga sekitar pekerjaan proyek, bahkan dilokasi jalan terjadi tertumpahan material tanah yang tersebar dari jalan depan jembatan Tumpaan sampai di depan SMPN 1 Tumpaan.

Bayangkan, di sepanjang jalan tersebut terdapat Puskesmas dan Sekolah yang secara langsung telah menimbulkan dampak pada pernafasan warga.

Ini harus disikap oleh kontraktor dan Satker Pengembangan Kawasan Pemukiman Provinsi Sulut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Lamia berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat di Desa Tumpaan Satu dengan berkoordinasi dengan teman – teman di Komisi terkait, untuk selanjutnya akan memanggil hearing pihak kontraktor dan Satker Pengembangan Pemukiman Provinsi Sulut.

Sampai berita ini diturunkan pihak kontraktor dan Kasatker Pengembangan Kawasan Pemukiman Provinsi Sulut Alfrits Makalew ST, MSi tidak dapat dihubungi untuk dimintai konfirmasi. (JoTam)

About JoTam

Check Also

Muscab Partai Demokrat Ke IV Se Sulut Jaring Calon Ketua 14 DPC, Billy Lombok: Calon Terpilih Akan Lanjut Ketahap Fit And Proper Test

  Manado, Sulutlink.com – Sekretaris Partai Demokrat Sulut Billy Lombok, SH usai Muscab menjelaskan kepada …