web analytics

Bawaslu Sulut Bahas Peran Pers, Malonda: Terima Kasih Tamang Media

Fotoist. ki/ka: Nara sumber Susanto Amisan, Ketua Bawaslu sulut Herwyn Malonda, komisioner Rocky Ambar, dan Nara sumber Jimmy Senduk

Manado, Sulutlink.com  –  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tema Peran Pers Dalam Pemantauan Kinerja Pengawas Pemilu Pada Pemilihan Gubernur,  Bupati dan Walikota Tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Utara, dilaksanakan di Hotel Sutanraja, Minahasa Utara, Senin 15/3/2020.

Rakor dibuka atas nama Bawaslu Sulut melalui Komisioner Rocky Ambar,  Bawaslu Minahasa Utara.

Dalam sambutannya,  Rocky Ambar,  sampaikan  terima kasih kehadiran pers dan perannya yang telah berpartisipasi selama  penyelenggaraan pemilu tahun 2020. Kepada teman-teman pers, terima kasih telah menjadi mitra kerja selama  penyelenggaraan pemilu di provinsi, kabupaten dan kota, karena seluruh informasi dan pemberitaan kepada publik bisa tersampaikan lewat media, sehingga apabila ada regulasi dimana tahapan penyelenggaraan pemilu, itu semua karena bantuan teman-teman dari berbagai media. Kedepannya,  pers terus menjadi mitra kerja bisa menyampaikan berbagai masukan  saran dan kritik demi penyempurnaan tugas dan fungsi selaku penyelenggara pemilu. Rocky Ambar,  mengungkapkan kerjasama  terkait pengawasan antara Bawaslu dan Pers merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan,  mengumpamakan,  Bawaslu dan media merupakan satu badan  karena ada saling keterkaitan,” tandasnya.

Sementara itu, Jimmy Senduk, yang berperan sebagai Pemantau Pemilu  mengupas tuntas peran pers dengan mengedepankan kode etik pers yang menuntun pers dalam menulis pemberitaan dan harus berpedoman pada profesionalisme, berbekal kompetensi wartawan.  Menjadi seorang jurnalis tidak mudah,  tanpa latar belakang identitas (idcard.red) dan tiba-tiba sudah wartawan, itu dianggap belum memenuhi syarat,” imbaunya.

” kalau mau jadi wartawan dan sebaiknya sudah bergabung dengan lembaga media pers dan sudah tercatat di dewan pers,” tandas Senduk, Suksesnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tak lepas dari peran media ikut mengawasi setiap tahapan pemilu.

“Peran pers sangat dibutuhkan oleh Bawaslu, terkait regulasi dan setiap aktifitas Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu diwartakan oleh jurnalis sehingga transparansi kinerja Bawaslu dapat terserap oleh masyarakat,” jelasnya.

Lanjut Senduk juga mengapresiasi peran pers yang adalah mitra kerja bawasllu,“ Saya mengapresiasi peran teman-teman media yang ikut mengawasi jalannya pilkada, tanpa jurnalis Bawaslu tidak akan berdiri tegak, karena setiap informasi harus melalui pers untuk mempublikasikan ke masyarakat,” tandasnya. Kemudian tugas  wartawan telah memiliki regulasi yang jelas dan diatur dalam UU Pers nomor 40 Tahun 1999 tentang pers. Sekalipun sempat mengalami revisi beberapa kali.

Dalam konteks peranan pers sebagai pemantauan kinerja pengawas Pemilu pada Pilkada serentak 2020 sangat luar biasa karena menjadi bagian dari fungsi kontrol yang sangat dibutuhkan pada semua tahapan Pemilukada.

“Bawaslu yang merupakan lembaga sekaligus berperan menjadi wasit dalam Pemilukada, perlu terus di backup oleh Pers. “Meskipun mereka hanya manusia biasa yang tidak luput dari berbagai kekurangan sehingga antara Pers dan Bawaslu saling menjaga dan saling kontrol sehingga pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilukada jadi berkualitas dan bermartabat bahkan, tertib, aman dan lancar sehingga pers sebagai salah satu lapisan kedua dari lembaga pemantau selain Bawaslu dan juga masyarakat tentunya,” tandas Malonda.

Nara sumber Susanto Amisan perwakilan Jurnalis, menempatkan peran pers selama ini merupakan pendorong utama membangun sinergi dan kolaborasi pers, dengan Bawaslu selama ini berjalan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan pemilu baru-baru ini.

“Setiap kegiatan Bawaslu harus disosialisasikan ke masyarakat melalui pers begitupun lembaga publik,  ketika Bawaslu harus memberikan informasi ke masyarakat, karena setiap tugas pengawasan temuan dan lainnya secara transparan, terbuka di sampaikan ke masyarakat melalui pers,” ungkap yang akrab disapa Anto ini.

Ketua Bawaslu Sulut DR. Herwyn Jefler Malonda, SPd, SH, M.Pd, yang memaparkan paran pers di sesi terakhir mengungkapkan beberapa hasil evaluasi sekaligus apresiasi bagi penyelenggara Ad Hoc (Panwascam) yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik bahkan tidak ada yang dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten/Kota karena melakukan pelanggaran,” kata Malonda.

“Tidak ada yang dilaporkan karena tidak netral, saya selaku anggota tim pemeriksaan daerah tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan teman-teman panwas di kecamatan,” tandas Malonda.

Meski demikian diakuinya, ada beberapa komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota yang mendapatkan sanksi dari DKPP, namun sebagian besar tidak ada kaitan dengan  tahapan.

” Ada yang diberhentikan karena terkait dengan perilaku atau moralitas, malahan ada yang dikenakan sanksi justru terkait dengan pemilihan kepala desa serta masalah rekrutmen anggota Panwascam yang masih terikat dengan partai politik,” ungkap Malonda.

Diakhir  kegiatan Malonda mengucapkan terima kasih atas peranserta pers yang telah banyak membantu tugas dan tanggung jawab Bawaslu pada pelaksanaan pilkada 2020.

Herwyn, Terima kasih Tamang Media, kami mengapresiasi  peran pers, yudikativ maupun masyarakat sangat membantu kinerja Bawaslu sehingga apa yang kita harapkan dalam Pemilukada telah berjalan sukses,” kata Malonda,  sembari menutup langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Dr. Herwyn Malonda, SH, MH, S.Pd, M.Pd.

About DeProS Red

Check Also

Rekomendasi Denpasar 2021: Bersama Pewarna Terus Merevitalisasi Nilai Nilai Luhur Bangsa Menyongsong Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh

  DENPASAR Sulutlink.com| – Rapat Kerja Nasional (rakernas) Pewarna Indonesia, Jumat (26/11/2021) Sukses membahas Evaluasi …