web analytics

Bencana Banjir dan Longsor masih Menghantui wilayah Sulut, setelah Bitung kemudian sekarang Tomohon dan Minahasa

16810826_1873048059577227_1736600460_o
Banjir yang melanda Sonder Minahasa, Minggu 19/2/2017

Sulutlink.com – Sulawesi Utara, Akibat cuaca ekstrem, bencana banjir dan longsor masih terus melanda di Sulawesi Utara. Setelah minggu yang lalu Kota Bitung diterjang bencana banjir dan longsor, sekarang giliran Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa  ‘dihantui’ bencana tersebut, Minggu 19/2/2017.

Di kabupaten Minahasa, menurut Kepala BPBD Minahasa, Johanis Pesik, banjir terjadi di beberapa wilayah Tondano Selatan, Tondano Barat, Sonder, Remboken, Langowan Selatan.

“untuk kepastian area terkena bencana untuk data pasti, kita masih menunggu laporan dari para Camat,” jelas dia.

Kejadian ini membuat status berubah menjadi status tanggap darurat banjir dan longsor. “Kami sudah melakukan evakuasi beberapa masyarakat,” jelas dia.

BPBD Minahasa juga membuka dapur umum di tempat rawan bencana seperti Tondano Selatan dan Remboken.

Untuk Kabupaten Minahasa, bencana banjir terparah terjadi di Remboken, Minahasa. Warga pun dievakuasi BPBD Minahasa dibantu Polri dan TNI menggunakan perahu karet.

Di wilayah Tondano, menurut Camat Tondano Selatan, Robert Ratulangi, banjir terparah dialami wilayah Tataaran Patar, Tataaran 2, Tataaran 1 dan longsor di Unima,” jelasnya. Rumah yang terendam air setinggi kurang lebih satu meter sampai lebih.

Pada saat kejadian, bencana longsor terjadi di ruas jalan Sonder-Kiawa-Leilem, namun sudah teratasi jalur dan sampaai berita ini diturunkan suda dapat dilalui kendaran sedangkan longsor yang terjadi di jalur Manembo Atep- Langowan Selatan, sedang dalam tahap pembersihan materi longsor.

 

Longsor dan Pohon tumbang di Jalan Raya Kiawa -Leilem, Minggu 19/2/2017

Menurut Billy (38) yang sempat diwawancarai, saat itu dia melintas dari arah jalan kawongkoan yang akan menuju manado, pada saat peristiwa ini longsor terjadi di jalan raya Sonder menuju Leilem, ada 5 titik longsoran tidak bisa dilalui kendaran, kemudian ia mencari jalur alternatif melalui Romboken ternyata banjir bandang, dia pun turut menyaksikan ada dua kendaran yang hayut dan hampir pada saat itu jalur untuk ke Kota manado dari Kawangkoan Minahasa terputus, satu-satu jaalur yang bisa dilalui melalui jalur kakas ke eris Tondano

“ Pada saat kejadiaan ini, beberapa titik jalan akses ke Manado dari kawangkoan di penuhi longsor dan banjir, tidak bisa melintas dan berbahaya, untung kita selamat terhindar dari musibah, meskipun 10 jam baru sampai ke Manado, dari kawangkoan setelah melewati beberapa lajur alternatif, akhirnya jalur yang berhasil untuk dilewati melalui Kakas ke Eris Tondano dan lanjut kemudian Tomohon – Manado, itu pun Tomohon juga dilanda banjir,” ungkapnya.

 

TOMOHON

16681805_1589126207766046_8964888749171911353_n
Banjir di Perum Atas Walian II Tomohon, Minggu 19/2/2017

Sementara itu di Kota Tomohon, banjir menggenangi kelurahan Walian, Walian 1, Matani 1, Matani II, Tumatantang, Saronsong dan Ulindano. Air merendam kurang lebih dengan tinggi 1 meter sampai lebih di lokasi kejadian.

Kecamatan Tomohon Selatan mendapatkan dampak terparah genangan air.

Jon Lumopa, Kepala Dinas Sosial mengungkapkan, pemerintah terus mendata korban banjir Kota Tomohon.

“Sampai tengah malam kami data, saat ini 150 KK yang sudah terdata,” kata dia.

Wali Kota Jimmy Eman dan Wakil Wali Kota Syerly Sompotan, pada saat kejadian langsung meninjau banjir di lokasi dengan mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak bencana.

“Air sudah melebihi ambang batas ketinggian 1 meter setengah lewatnya,” jelas walikota.

Wali Kota mengungkapkan, saat ini pemerintah terus merampungkan data korban banjir dan akan ada bantuan kebutuhan hidup pokok.

Untuk antisipasi ke depan, akan dibangun lagi Cek Dam jika memang sesuai kajian dibutuhkan dan banjir juga disebabkan saluran drainase yang tersumbat sampah.

Banjir terjadi juga akibat air yang tumpah dari ketinggian Bukit Wawo mengalir ke daerah lebih rendah di bawahnya.(red.)

 

About Redaksi 2

Check Also

Ketua KONI Sulut Singgung Millennium Sport Underwater Saat Lantik Pengurus KONI Bitung 2021-2025

Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw selaku Ketua Umum KONI Sulawesi Utara melantik ketua dan …