web analytics

Benny Rhamdani Sambangi Manado, Sosialisasi Peran Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

BENNY RHAMDANI

Kunjungi Manado, Brani Bersosialisasi Kepada Masyarakat Sulut, Siap Melawan Sindikat Pengiriman Ilegal Pekerja Migran Indonesia
red2.sulutlink.com

Hal tersebut ditegaskan Kepala Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI), Benny Rhamdani, usai dialog publik

“Saya siap bersama Satgas (satuan Tugas) Pemberantasan Sindikat Pengiriman Ilegal Pekerja Migran Indonesia (TPMI), satukan tekad bersama satgas dan seluruh personil dengan diperkuat melalui payung hukum dalam bentuk kebijakan  Keputusan Presiden (Keppres),” tegas Benny Rhamdani sapaan akrab Brani ini, dalam wawancara media di Aula TVRI Manado, Kamis (8/10/2020) sore

Kunjungan ke Sulawesi Utara ini, dalam rangka mensosialisasikan 9 program penguatan peran Satgas, menyepakati dan mengesahkan program prioritas dalam  beberapa bulan ke depan, serta mendorong payung kebijakan,  Satgas dalam bentuk Keppres guna memperjelas kewenangan yang kuat serta dapat menjangkau lebih luas khusus di daerah-daerah, dalam memutus mata rantai sindikat termasuk di Sulawesi Utara,” tandas yang akrab dengan sapaan Bento

Rhamdani,  kami siap menjalankan tugas dalam peran serta memberantas praktek sindikat pengiriman ilegal migran Indonesia, dimana  perlu ada tindakan secara terpadu dengan melibatkan multi stakeholder agar dapat memberikan efek jera terhadap para pelaku. Oleh karena itu melalui sosialisasi di daerah-daerah termasuk di Sulawesi Utara telah mendengar informasi dari masyarakat banyak laporan para yang terjadi terkait pengiriman tenaga secara ilegal,” ujar Brani. Ini perlu diperjelas melalui sosialisasi melalui peran pers dan media sehingga bisa saling  berkoordinasi dalam penanganan dan penegakan hukum Pekerja Migran yang diinisiasi Satgas BP2MI dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait yakni TNI/Polri, Komnas HAM, LPSK, Kemenaker, Kementerian Anak dan PPA, serta Kemenlu, hal ini guna mendorong penanganan tindak pidana.

Dari pernyataan yang akrab disapa Bento ini dengan tegas dan secara transparan Brani membongkar pelaku utama (mastermind) di balik korporasi bukan hanya pelaku antara  Due dilligence dengan mengambil sampel di wilayah perbatasan maupun kota-kota besar termasuk didalamnya Kota Manado ibukota provinsi Sulut yang berbatasan dengan negara Filipina.

“Berharap upaya pemberantasan sindikat pengiriman ilegal pekerja migran Indonesia, bersama masyarakat  bersatu berpartisipasi aktif dalam upaya memberantas praktek  pergerakan sindikat,” kunci Brani (kst)

About DeProS Red

Check Also

Personel Polres Calon Pemegang Senpi di Kepulauan Sangihe Harus Ikuti Test Psikologi

Sangihe, Sulutlink.com – Personil Polres Kepulauan Sangihe mengikuti test psikologi bagi calon pemegang senjata api …