Bimtek Pimpinan dan Anggota DPRD, Kaloh: Titip Pesan untuk Menkeu Sri Mulyani

Manado, Sulutlink.com – Bimbingan Teknik (Bimtek) Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut dalam rangka pendalaman tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Pembentukan Perda, Penganggaran dan Pengawasan, berlangsung di Mercure Hotel Tateli  Minahasa, Rabu (28/4).

Panitia Bimtek mengundang 2  Nara sumber, DR. Sugeng Haryono, MPd Staf Ahli dari Kemendagri  dan Samsul Rahman, dari Lumosa Tranning Center – Jakarta.

Bimtek ini merupakan salah satu kewajiban yang tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada anggota DPRD yang baru tentang fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan.

Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh, S.IP M.Si, mengatakan  BimTek yang dilaksanakan walau hanya sehari, tapi sangat bermanfaat bagi kita anggota DPRD Sulut,” ucap politisi PDIP ini.

“Beberapa atau semua anggota dewan pasti sudah tau. Tapi ada hal baru yang kita dapat seputar Tugas Pokok dan Fungsi  (TUPOKSI) anggota dewan dan bagaimana seharusnya  aspirasi dewan bisa sinkron dengan perencanaan pembangunan yang disusun pemerintah provinsi  (Pemprov)”..

Selain itu kita juga patut  belajar akan arti dan pentingnya berkomunikasi dengan masyarakat lebih yang telah mempercayakan kita menjadi pembicara didepan umum (publik speaking).

Ini sangat bagus dan memberikan banyak manfaat, terlebih bagi saya, merupakan anggota Legislator yang baru,” tegas Kaloh.

Bimtek bermanfaat  membekali dan mengenalkan yang berkaitan dengan pengenalan tugas, fungsi, hak dan kewajiban yang memiliki 3 fungsi yakni :

“Fungsi pembentukan perda, fungsi penyusunan anggaran dan fungsi pengawasan (control)”.

Sebagai anggota DPRD,  memiliki posisi yang sangat penting dalam melaksanakan program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” tutur Kaloh.

“Jadi melihat dengan begitu penting peran dan fungsi DPRD maka tentu saja diperlukan figur dan profil anggota DPRD yang benar-benar memiliki kompetensi yang prima, memiliki pengetahuan (knowledge) yang luas, kemampuan (skill) yang handal dan juga tentu saja sikap (attitude) yang baik,” tegas Kaloh.

Lanjutnya, hal ini sejalan dengan ekspetasi masyarakat yang tentu saja akan makin teredukasi dengan tuntutannya dan semakin besar, tetapi semakin berkualitas,” ujar Kaloh.

Ini mestinya menjadi pedoman/acuan dalam rangka pelaksanaan tugas, baik di kalangan eksekutif maupun di legislatif. Pertama adalah pembangunan SDM akan menjadi prioritas, Kedua pembangunan SDM yang bekerja keras dan dinamis, dan Ketiga membangun SDM yang terampil dan menguasai ilmu pengetahuan teknologi karena dimasa ini telah memasuki serba teknology.

Pantauan sulutlink.com di  Bimtek ini, ada beberapa peserta tampil mengemukakan sejumlah  pertanyaan terkait Perpres No. 33 Tahun 2020, diantaranya Fabian Kaloh, menitipkan pesan melalui nara sumber  Sugeng Haryono Staf Ahli Kemendagri untuk Menteri Keuangan,” pungkas Wakil rakyat dari dapil Bitung Minut, ini.

Bimtek yang dipandu Sekwan Glady Kawatu, SH  M.Si mengundang  anggota dewan yang hadir untuk mengajukan pertanyaan seputar materi bimtek.

Edit: karel.st

You must be logged in to post a comment Login