web analytics

Bupati Minahasa Dampingi Menteri Sosial RI Salurkan Bantuan Non Tunai PKH

mensos di tondanoSulutlink.Com, Tondano –  Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Minahasa Kamis (11/5/2017) siang, dalam rangka penyaluran bantuan program keluarga berencana (PKH). Dalam kunjungannya Mensos Khofifah diterima langsung oleh Bupati Minahasa Drs.Jantje W.Sajow,Msi di BPU Tondano

Dalam sambutannya Bupati Minahasa JWS, memberikan apresiasi atas semangat membawakan mars dan yel-yel PKH yang mencerminkan masyarakat minahasa Cinta pancasila dan NKRI. Upaya penanganan masyarakat miskin yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan melalui program PKH yang dilaksanakan pemerintah Pusat hingga daerah.

“Terima kasih kepada Kementerian Sosial karena Begitu perhatian kepada masyarakat miskin, semoga Indonesia semakin pintar, sehat, sejahtera dan hebat khususnya di Minahasa”ungkap JWS

Gubernur Sulawesi Utara dalam, sambutannya yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulut Muhamad Mokoginta, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial karena sudah 2 kali berkunjung di Minahasa, Sulawesi Utara.

“Kemiskinan merupakan permasalahan bangsa yang mendesak sehingga dalam rangka memenuhi hak-hak dasar masyarakat pemerintah pusat bersama pemprov dan pemkab bekerja sama menyukseskan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menghidupi masyarakat yang bermartabat. Badan pusat statistik melaporkan bahwa di Sulut mengalami penurunan kemiskinan dari 8,98 persen menjadi 8,20 persen. Meski presentasi menurun namun kemiskinan harus tetap kita tekan secara maksimal dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat secara menyeluruh serta merata”ucap Mokoginta

Bahkan Pemerintah Provinsi menyambut gembira kunjungan ibu menteri karena ini merupakan wujud komitmen dan perhatian dari pemerintah pusat. Kami menghimbau kabupaten yang menerima bantuan, penerima manfaat PKH ini harus sesuai kriteria dan sasaran agar program ini tepat guna pada masyarakat dan semoga memberikan hasil yang positif bagi masyarakat,tutup Mokoginta saat membacakan sambutan Gubernur Sulut

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan dalam sambutannya Hari ini kita bersama BRI melakukan pencairan pertama selanjutnya bulan juni, bulan agustus dan seterusnya. “mengenai kegunaan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera). KKS dapat digunakan di ATM beberapa bank Negara, Agar masyarakat lebih mudah mengaksesnya. Bantuan PKH tidak dipotong, digunakan buku tabungan agar tidak ada oknum yang menyalahgunakan bantuan PKH karena di transfer langsung ke rekening masing-masing”jelas Khofifa Bahkan bantuan PKH sebaiknya digunakan dengan bijak dan hemat. Semoga pertemuan ini bisa membangun kebersamaan kita. Mari kita saling menghormati perbedaan dan menjunjung Kebhinekaan kita, tutup Mensos Khofifa

Sementara itu 10 orang penerima simbolis KKS Debit BRI Program Keluarga Harapan adalah

  1. Ibu Marlina Lumoundong
  2. Ibu Eva Mea
  3. Ibu Agustin Kaseger
  4. Ibu Hanida
  5. Ibu Yohana Walangitan
  6. Ibu Marsela Karim
  7. Ibu Lisye Suoth
  8. Ibu Sintje Rompas
  9. Ibu Deltje Korengkeng
  10. Ibu Ane Langi

Beasiswa berupa Tabungan BRI Junior sebesar Rp. 250.000 untuk anak berprestasi dari keluarga PKH :

  1. Ananda Inrya Walangi, peringkat kelas ke 1 sejak SD sampai SMP dan perinhkat
  2. Olimpiade Sains tingkat Kabupaten 2. Ananda Syalom Pelealu, Peringkat 1 SMP
  3. Ananda Christania Sampouw, peringkat 1 SD
  4. Ananda Angel Cornelia Lewu, peringkat 1 pemula putri di kejurda (ian)

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Polisi, TNI dan Satpol PP Minahasa Bersinergi Tertibkan Pelanggar Prokes

Tondano, Sulutlink.com – Polres Minahasa melalui Satuan Sabhara bersama TNI dan Satpol PP Minahasa menggelar …