web analytics

Diduga Masih Beroperasi PT MMP Tak Taati Putusan Menteri ESDM

Minut – SulutLink.com – Keberadaan dan status PT Micgro Metal Perdana (MMP) di Pulau Bangka yang dihuni oleh warga Desa Kahuku, Libas,  Ehe dan Lihunu, masih ngambang dan setahu warga, masih kurang jelas keabsahannya.
Dengan begitu, pemilik PT MMP, terkesan masih bersikukuh mengejar peluang untuknya melanjutkan upaya penambangan bijih besi di pulau cantik di Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara itu.
“Saya yakin mereka masih beroprsi diam-diam. Beberapa waktu lalu, kami lihat masih ada beberapa pekerja lokal dan orang China berseragam, sedang beraktivitas,” tutur John Haerani warga Desa Lihunu yang pernah mencoba mendekati lokasi pertmbangan, namun di usir secara kasar oleh pekerja lokal di lahan tersebut.
Haerani, juga mengatakan, sebagian besar alat dan kendaraan milik perusahaan, masih ada di lokasi tambang. Dan terinformasi, para karyawan masih digaji secara tetap. “Saya dapat info, mereka masih digaji,” tandasnya Rabu (21/06)
Norris Tirayoh pemerhati lingkungan hidup dan pemerintah, kaget mendengar jika PT MMP masih beraktivitas. “Setahu saya, sudah dihentikan Bupati, saat Bupati Minut turun ke Pulau Bangka beberapa bulan silam, masak sih masih beroperasi,” katanya kaget.
Menurut Norris, kalau PT MMP benar-benar masih beroperasi dan masih bersikukuh bertahan di Pulau Bangka, itu sama saja membangkang kewenangan pemerintah. “Jika memang benar masih beraktivitas, berarti perusahaan asing tersebut sudah melawan pemerintah.
Bukankah pada 23 Maret 2017 SK Menteri ESDM Nomor 3109 K/30/MEM/2014 tanggal 17 Juli 2014 tentang dicabutnya ijin pertambangan dan operasi produksi kepada PT Micgro Metal Perdana, sudah kelua pemerintah (Kementerian ESDM) sudah mencabut ijin aktivitas pertambangan di Pulau Bangka,” terangnya
Jika benar PT MMP masih aktif, kata Tirayoh lagi, Bupati dan Gubernur perlu berkordinasi untuk mengambil sikap tegas, terhadap pembangkangan itu.
“Harus dipertegas, agar naa baik Bupati Minut dan Gubernur Sulut tidak jadi bahan cemooh masyarakat dan pihak-pihak tertentu. Selain itu, kenapa saya minta Bupati dan Gubernur segera ambil sikap tegas mengusir PT MMP, kalau mereka masih bertahan,

FB_IMG_1498046041768Jika itu terjadi pada masyarakat dan masyarakat marah kemudian membabi-buta menyerang pasti juga pemerintah yang nantinya dipersalahkan,” jadi saya minta sekali lagi, ambil sikap tegas, keluarkan mereka dari Pulau Bangka secepatnya,” Ungkap Tirayoh.(Herman).


 

About Redaksi

Check Also

Bupati Minahasa Utara Mengikuti Wisuda UI

Sulutlink – Tampil dengan jaket warna kuning Bupati Joune Ganda mengikuti acara wisuda Universitas Indonesia. …