web analytics

Diputuskan Tunda Sidang Ahok Satu Hari Setelah Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua Dilaksanakan

Sidang Ahok di auditorium Kementan, Jl RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2017). Foto : Hasan /detikcom

Jakarta, Ketua Jaksa penuntut umum (JPU) Ali Mukartono meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang mengadili kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama untuk menunda sidang selama dua minggu, akan tetapi Majelis Hakim memutuskan untuk menunda sidang hingga satu hari setelah pencoblosan Pilkada DKI Jakarta, selasa (11/4/2017).

Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan hakim lantaran tim jaksa penuntut umum (JPU) belum bisa membacakan tuntutan karena belum selesai dalam penyusunan dan kekurangan materi.

Untuk itu Ketua JPU pun meminta menunda pembacaan tuntutan.

Namun, majelis hakim memutuskan hanya menunda persidangan selama satu minggu dan dilanjutkan kembali pada Kamis 20 April 2017.

“Yang Mulia Ketua Majelis, tim penasihat hukum yang kami hormati, memang sedianya persidangan hari ini pembacaan tuntutan dari penuntut umum, kami sudah berusaha sedemikian rupa, waktu satu minggu tidak cukup bagi kami,” kata Jaksa Ali.

Hanya Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto mempertanyakan alasan waktu yang tidak cukup untuk membuat tuntutan. Padahal tim JPU yang bertugas dalam kasus ini terdiri lebih dari lima orang.

‎”Saudara penuntut umum ini belum selesainya ngetiknya atau rentunnya? Orang segini banyak kok masa ngetik gak bisa dibagi-bagi,” kata Hakim Budi.

Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan surat Al Maidah 51 dengan Pilkada DKI. Penyebutan surat Al Maidah 51 ini disampaikan Ahok saat bertemu warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 lalu. (red./bsb)

 

About Redaksi 2

Check Also

Ketua DPRD Fransiscus Silangen, Peringatan HUT ke 58 Provinsi Sulut Refleksi Perjuangan Para Pendahulu

Manado, www.Sulutlink.com – Hari Jumat, 23 September 2022, hari istimewa dan hadiah bagi warga masyarakat …