web analytics

Durian Melimpah Harga Diobral

Exif_JPEG_420
Exif_JPEG_420

Dampak musim panas panjang bukan saja berdampak buruk namun bagi sebagian petani justru memberikan peluang yang baik. Sebut saja buah durian yang sangat disukai oleh warga Sulawesi Utara bahkan Indonesia. Panas panjang membuat durian di mana-mana berbuah lebat dan sejak bulan Desember 2015 sampai saat ini durian panen di berbagai tempat.

Hampir di setiap sudut kota manado terlihat warga yang menjual duriannya, entah di kios miliknya, di tenda ataupun di mobil yang diparkir di pinggiran jalan. Hal yang sama terlihat di jalan Boulevard Tondano di mana sekitar 50 – 100 meter terdapat mobil yang digunakan untuk menjual durian.

Ketika awak SulutLink menanyakan, banyak di antara penjual durian di Tondano, Manado bahkan Airmadidi berasal dari Tompaso Baru, Minahasa Selatan dan Likupang, MInahasa Utara. Penjual durian di Tomohon mengaku banyak di antaranya berasal dari Tincep, Sonder dan ada juga durian yang berasal dari Tanggari dan Sawangan, Airmadidi.

Melimpahnya buah durian membuat pedagang agak kesulitan menjual dagangannya sehingga tidak jarang menjelang malam durian di jual murah (obral). “Daripada somo busu, lebe bae jual murah jo, 10 biji kadang kurang obral Rp. 50.000”, celetuk salah satu pedagang di Boulevard Tondano.

Biasanya harga durian bervariasi sesuai dengan ukuran dan jenis durian.  Yang ukurannya kecil ada yang dihargakan Rp, 10.000/buah, yang agak besar sampai Rp. 30.000/buah namun yang di 20 buah satu ikatan ada yang dihargakan Rp. 150.000/ikat yang artinya per buah Rp. 7.500

Untuk mengantisipasi ada durian yang tidak terjual maka sebagian pedagang membuat penganan dari durian seperti es durian, kolak durian, kue lapis durian dan lain sebagainya.

About Echel

Check Also

Polisi Terus Awasi Distribusi BBM di Kepulauan Talaud

Talaud, Sulutlink.com – Pihak Kepolisian Resor Kepulauan Talaud melalui Polsek Melonguane menggelar patroli dialogis dalam …