web analytics

FINAL KLASIK SULUT VS DKI AKHIRNYA TERWUJUD

Jakarta, Sulutlink.com – Kemarin tanggal 12 Desember 2019, saat GABSI merayakan HUT ke 66 di Kejurnas Bridge Terbuka yang berlangsung di Museum Bank Indonesia Jakarta sedang berlangsung babak quarter final dan semi final Patkawan Terbuka salah satu nomor paling bergengsi di Kejurnas ini.

Disamping itu ada juga Final Mixed Team antara DKI melawan Sumatera Barat yang dimenangkan DKI dengan telak.

Tim DKI yang terdiri dari Taufik Gautama Asbi, Leslie Gontha, Elwindra, Lusje Olha Bojoh,Julita Grace Joice Tueje, Effi Wibowo keluar sebagai juara.


Tim mixed Sumbar yang keluar sebagai nomor dua justru tidak ikut Pra-Pon sebelumnya. Para pemain yang memperkuat : Fajri Yetty, Nesya Azkanov,Fera Damayanti,Berlin.Rudi Anwar,Teddy Februardi dan Hendra Railis (NPC).

Event ketiga yang dipertandingkan adalah Kejuaraan Pasangan yang diikuti 30 pasangan. Kejuaraan Pasangan akan berlangsung 3 babak dan kemarin adalah babak pendahuluan dimana 18 pasangan terbaik lolos ke babak semi final.

18 pasangan ini bergabung dengan pasangan-pasangan dari tim yang gugur dari babak quarter final dan semi final team terbuka untuk bergabung di babak semi final Kejuaraan Pasangan.


Selain event Kejurnas, pada malam hari diadakan Turnamen Bridge Online Hari Bridge Nasional di Bridge Base Online (BBO), Turnamen ini cukup menarik minat para peserta dari seluruh Indonesia, semalam ada 144 pasangan yang ikut bertanding dengan hasil :

  • Juara 1 Aldrin Rintjap-Stenly NJ Buyung.
  • Juara 2 Hikamt Tutasry-Mulyadi Djahudin.
  • Juara 3 Arnold J laseduw-Rigga Prayutha.
  • Junior terbaik : Muhammad Fikri K-Muhammad Setyo S.
  • Kids terbaik Azaria Haykal Ahmad-Al-fath Syahalam.

Event terakhir untuk memeriahkan HUT GABSI adalah Great World Bridge Day di BBO masih berlangsung sampai pukul 18.05 nanti. Penulis sempat menikmati ikut event ini dimana kita harus memainkan 20 papan berpasangan dengan robot dan melawan juga dua robot.

Pertandingan bias dilakukan kapan saja dari tadi malam pukul 18.05 sampai hari ini nanti pukul 18.05.

Sayang sekali penulis melakukan kesalahan bidding di papan terakhir yang membuat salah pengertian dari robot sehingga ketika penulis sign off robot terus melaju ke grand slam dan hasilnya kita mendapat zero di papan itu dan hasil akhir saya hanya meraih 56% persen lebih.

Selanjutnya mari kita kembali ke duel klasik antara Sulut vs DKI. Kedua tim mampu melalui babak quarter final dan semi final sehingga hari ini dibabak final terjadi final klasik yang dinantikan banyak orang.

Tim Putra, DKI yang menurunkan atlet, Julius Anthonius George, Franky Steven Karwur, Noldy Robert Ngantung, Robert Parasian Tobing, Jemmy Boyke Bojoh dan Rustam Effendy akan berhadapan dengan Raewaya Sulut dengan para pemain Henky Lasut,Mario Mambu,Eddy Manoppo,Clif Tangkuman dan Harke Tulenan.

Kedua tim akan mengarungi 3 segmen final untuk menentukan siapa yang juara.

Pertandingan perebutan 3 dan 4 tidak dilaksanakan dan regu, Regu Wenang Sintesa Peninsula dengan para pemain Musla Paransa, Giovani Watulingas, Arie Maramis, Novry Kaligis dan Fanly Korompis dan Climanusa dengan pemain Vincent Nicholas, David P HUtahaean, Ronny Eltanto, Youbert Sumaraw, Denny Sacul dan Syahrial Ali yang kalah di semi final otomatis meraih medali perunggu.

Selain pertandingan diatas hari ini juga berlangsung babak pendahuluan Kejuaraan Pasangan Mixed, Senior, Ladies dan Junior.

Oleh : Bert Toar Polii

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Sekretaris DPRD Sulut Sandra Moniaga dan Jajarannya, Gerak Cepat Salurkan Bantuan Makanan Siap Saji Bagi Warga Terdampak Bencana Pasca Banjir di Manado

  Januari 27.2023.admin: karel tangka   Sulutlink.com – Sekertaris DPRD Sulut Sandra Moniaga dan Jajarannya …