web analytics

Gelar Reses Tahap II Tahun 2020, Wenny Lumentut Jaring Aspirasi 4 Kelurahan di Kota Tomohon

KETUA FRAKSI NYIUR MELAMBAI DI DPRD PROVINSI SULUT, WENNY LUMENTUT RESES TAHAP II TAHUN 202O JARING ASPIRASI 4 KELURAHAN DI KOTA TOMOHON

Sulutlink – Rangkaian kegiatan masa reses tahap II, Anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut di dapil Tomohon-Minahasa sambangi Empat titik Kelurahan; Kelurahan Lansot, Kelurahan Tondangow, Kelurahan Pangolombian, Kelurahan Pinaras, dan berakhir pada Sabtu (12/9/2020).

Pantauan sulutlink, Wenny Lumentut didampingi Anggota DPRD Kota Tomohon Johnny Runtuwene selama reses berlangsung hingga malam.

Wenny Lumentut datangi keempat kelurahan kali ini sebagai anggota dewan datang menjaring seluruh aspirasi masyarakat sekaligus bertatap muka langsung di reses kedua bukan berkampanye karena bapak/ibu sudah memilih saya di pileg yang lalu,” tutur WL.

“Kali ini saya berada ditengah ibu/bapak melakukan reses tahap II sekaligus ‘mo datang jaring tu seluruh aspirasi bukang mo bakampanye,” tegas WL.

WL, menjelaskan kepada warga yang hadir tentang reses, yaitu menghimpun, menjaring seluruh aspirasi warga terkait hal-hal yang menjadi keinginan warga apa saja yang ada dalam pikiran warga. Silahkan disampaikan apa yang bapak/ibu pikirkan,’ ajak WL.

Pantauan wartawan sulutlink, pada umumnya warga menyampaikan hal-hal yang sedang mereka hadapi diantaranya menyangkut bantuan pemerintah untuk kesejahteraan, kesehatan, infrastruktur, air bersih, dan lampu penerangan jalan yang dianggap oleh masyarakat merasa belum ditindak lanjuti dan katanya Anggota DPRD akan berjuang menyampaikan kepada pemerintah pusat, Pemprov, dan pemkot.

Berikut beberapa catatan yang diperoleh melalui aspirasi warga kelurahan seperti di kelurahan Lansot dan Tondangow hampir ada kesamaan masalah dihadapi dan dibutuhkan perjuangan Anggota dewan provinsi Wenny Lumentut yakni menyangkut surutnya sumber air bersih masih bermasalah sejak ada kegiatan di geothermal, masyarakat minta perhatian pemerintah.

Warga Tondangow dan Pangolombian juga mengeluhkan kejadian ledakan gas yang mengancam kenyamanan warga belum ada respon pihak terkait Pertamina unit Tomohon,” ungkap warga kedua kelurahan.

Bertje Rompis warga lingkungan I Tondangouw, keluhkan belum ada mata lampu padahal disini sumber tenaga listrik, wajar kami diberi fasilitas penerangan jalan. Martje Rompis, keluhkan tidak ada akses jalan ke perkebunan yang bisa menghubungkan dengan jalan umum. Jenly Wawo belum ada pelebaran jalan akses jalan kampung, Stenly Lengkoan minta bantuan sarana olahraga untuk generasi muda seperti lapangan volly lantainya dibeton.

Tidak luput dari unek-unek warga bermohon bantuan pendidikan untuk siswa/siswi SMA dan SMK, beasiswa bagi S1 dan S2.

Jelang menutup reses di Kelurahan Pangolombian, Wenny Lumentut bersama Johny Runtuwene anggota DPRD Kota Tomohon, juga tuai aspirasi warga yang hampir sama yang dikeluhkan ditampung untuk diteruskan kepada pemerintah.

Menanggapi berbagai aspirasi dan keluhan, serta permohonan yang telah disampaikan masyarakat, ada hal khusus direspon bisa membantu secara pribadi kalau kecil-kecil, ada kewenangan Pemprov, ada kewenangan Pemkot, segera akan menindak lanjutinya, DPRD memfasilitasi dalam bentuk merekomendasikan aspirasi masyarakat untuk selanjutnya meneruskan kepada pemerintah pusat, Pemprov dan Pemkot.

Ketua Feaksi Nyiur Melambai berpesan kepada segenap masyarakat kota Tomohon, ditengah pandemi covid-19, jangan abaikan anjuran satgas covid hendaknya hidup jaga kesehatan, lingkungan yang bersih, jaga jarak memutus mata rantai penularan wabah covid, sering mencuci tangan dan pakai masker apabila bepergian, kurangi pertemuan kumpul banyak orang,” kunci WL sapaan akrab. (kst).

About DeProS Red

Check Also

Johnny Panambunan: Bappemperda DPRD Sulut Pacu Ranperda Pariwisata

Manado, sulutlink.com – Sulawesi Utara menjadi perhatian pemerintah pusat untuk pengembangan pariwisata melalui Pencanangan daerah …