web analytics

Guna Hasilkan Penelitian Bertaraf Internasional, Unsrat Akan Berkolaborasi dengan USAID SHERA

Penanda tanganan kerjasama Riset atau Center for Collaborative Research (CCR) yang diusung USAID SHERA, Selasa (21/3/2017) di Gedung Kemristekdikti Jakarta. (Foto. ist)

Sulutlink.comJakarta, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang dinakhodai Prof Dr Ellen Kumaat berhasil memperoleh kepercayaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Yang mana Unsrat dipercayakan menjadi salah satu dari 23 perguruan tinggi di Indonesia yang akan berkolaborasi untuk melakukan sejumlah penelitian. Hal ini tertuang saat Launching kegiatan USAID’s Sustainable Higher Education Research Alliances Program (USAID SHERA) Selasa (21/3/2017) di Gedung Kemristekdikti Jakarta.

Kegiatan dengan besaran dana hingga 20 juta Dollar AS ini akan menghadirkan kolaborasi penelitian antara perguruan tinggi negeri maupun swasta di AS dan Indonesia. Kumaat menerangkan bahwa Hal ini ditujukan untuk  meningkatkan kapasitas perguruan tinggi dalam menghasilkan penelitian-penelitian bertaraf internasional.

“Dengan adanya Kolaborasi Riset atau Center for Collaborative Research (CCR) yang diusung USAID SHERA, dan menjadi wadah  para akademisi, peneliti, Pemerintah Daerah, pihak swasta dan NGO di Indonesia, Rektor berharap akan menghasilkan penelitian-penelitian bertaraf internasional di Unsrat,” ungkap Kumaat.

Kumaat menjelaskan inisiasi kolaborasi ini dengan menggandeng riset antara ITB dan Unsrat kedepannya. “Kami telah memulai kolaborasi ini dengan ITB. Kerjasama riset sistem transportasi yang terintegrasi di Indonesia timur adalah riset yg telah disepakati,” tambah Kumaat.

Dikesempatan yang sama Wakil Duta Besar Amerika Serikat Brian McFeeters mengatakan bahwa pembentukan CCR ini akan sangat membantu untuk mengembangkan, membina, dan mempertahankan penelitian di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Kemitraan antara lembaga pendidikan tinggi di AS dan Indonesia diharapkan akan meningkatkan kemampuan peneliti dan daya dukung lingkungan penelitian di Indonesia.

“Kemitraan antara lembaga pendidikan tinggi di AS dan lembaga lainnya seperti Unsrat di Indonesia diharapkan akan meningkatkan kemampuan peneliti dan daya dukung lingkungan penelitian di Indonesia,” ujar McFeeters.

Hingga saat ini Unsrat memiliki potensi penelitian bertaraf internasional yang masuk dalam kategori perguruan tinggi yang paling produktif dalam penelitian di Indonesia. Selain itu, beberapa jurnal ilmiah milik Unsrat juga turut terindeks oleh pangkalan data pustaka internasional Scopus. Hal tersebut membuat Kumaat sangat optimis bisa membawa Unsrat semakin produktif dan kompetitif dalam penelitian taraf internasional kedepannya. (red.)

About Redaksi 2

Check Also

KPU SOSIALISASIKAN PEMUTAHIRAN DATA PEMILU 2024, KERAHKAN PANTARLIH 15 KABUPATEN KOTA SE SULUT

  Februari 1.2023. Admin: karel tangka Sulutlink.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara …