web analytics

Indonesia Selangkah Lagi Raih Thomas Cup

Oleh : Bert Toar Polii

Sulutlink.com – Target Indonesia untuk membawa pulang Thomas Cup ke Indonesia selangkah lagi akan terwujud.
Lawan terberat Denmark yang juga tuan rumah telah dilewati di semi final tadi malam.
Berhasil mencuri 1 nomor melalui Jonathan Christie atau akrab dipanggil Jojo dengan perjuangan yang sangat menguras tenaga pada partai terlama di event ini membuat Indonesia lolos setelah dua ganda kita menunaikan tugasnya dengan baik.
Menurut tukang bridge, Denmark memang merupakan lawan terberat Indonesia karena peringkat pemain tunggal mereka lebih baik ketimbang kita.
Pertarungan Indonesia vs Denmark semalam diawali Anthony Ginting yang harus mengakui keunggulan Viktor Axelsen yang tampil hampir tanpa kesalahan dengan skor 9-21, 15-21.
Selanjutnya giliran ganda terbaik dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil mengalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dengan skor 21-13, 10-21, 21-15. Indonesia pun menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Kunci kemenangan Indonesia terjadi saat Jonathan Christie atau akrab dipanggil Jojo tampil memukau dan berhasil mengalahkan Anders Antonsen dengan skor 25-23, 15-21, 21-16 membuat Indonesia unggul 2-1.
Setelah kemenangan ini pasangan muda Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto yang akrab disebut Fajar/Rian sukses membawa Indonesia ke final Thomas Cup usai menang dengan skor 21-14, 21-14 atas ganda putra Denmark Christiansen/ Sogaard. Kemenangan Fajar/Rian membuat Indonesia menang 3-1 atas Denmark dan lolos ke final.
Di babak final yang akan berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) pukul 18.00 WIB, Indonesia akan berhadapan dengan China yang mengalahkan Jepang 3-1.

Tim Thomas Cup Indonesia yang diperkuat Indonesia diperkuat dua ganda putra nomor 1 dan 2 dunia, yaitu : Marcus Fernaldi Gideon /Kevin Sanjaya Sukamuljo (1) Mohammad Ahsan /Hendra Setiawan (2) dan Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (7) serta pasangan muda Leo Rolly Carnando / Daniel Marthin (42)
Di sector tunggal ada Anthony Sinisuka Ginting (5) Jonatan Christie (7) Shesar Hiren Rhustavito (19) dan Chico Aura Dwi Wardoyo (79) sepertinya bisa mewujudkan target PBSI untuk membawa pulang Thomas Cup ke Indonesia.
Mengapa? Karena saat ini Tim Thomas Cup China tidak turun dengan kekuatan penuh.
Dari lima tunggal putra yang dibawa, satu di antaranya memiliki peringkat 500 dunia! Shi Yuqi yang berstatus tunggal putra pertama China menempati posisi 10 dunia, Lu Guangzu (27), Li Shifeng (65), Weng Hongyang (147) dan Gu Junfeng (511).
Ganda putra terbaik China , He Jiting/Tan Qiang hanya menduduki posisi 20 dunia. Kemudian ada Di Zijian/Wang Chang menghuni peringkat 39 dunia.
Namun China juga sering merombak posisi pemain di sektor ganda putra. Terbukti ketika mereka menghadapi Jepang di semifinal, He Jiting dipasangkan dengan Zhou Hao Dong.
Selanjutnya, Liu Cheng yang sempat berjaya saat berpasangan dengan Zhang Nan, dipasangkan dengan pemain yang biasa turun di nomor ganda campuran, Wang Yilyu.
Semoga strategi aneh China yang tidak membawa yakni Chen Long (tunggal putra) dan Li Junhui/Liu Yuchen (ganda putra) terbaik mereka bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia.
Apalagi ada kemungkinan Shi Yuqi tidak bisa diturunkan karena cedera. Ini terjadi ketika Shi Yuqi mengundurkan diri saat melawan Kento Momota di semi final tadi malam.
Namun karena ia mengundurkan diri pada set kedua dimana ia ketinggalan 5-20 dan sudah kalah pada set pertama ini kemudian menjadi viral.
Menurut tukang bridge, Indonesia akan lebih mudah mengalahkan China asalkan para pemain bisa tampil seperti semalam melawan Denmark. Tidak tertutup kemungkinan skor bisa berakhir 3-0 buat Indonesia.
Di Piala Uber China sudah keluar sebagai juara setelah menundukan Jepang 3-1. Indonesia harus mengambil Thomas Cup agar China tidak mengawinkan Kembali kedua piala ini.

About Redaksi 2

Check Also

Seni Tersendiri Trump Control

Oleh : Bert Toar Polii Sulutlink.com – Menanggapi trump dalam kontrak warna mempunyai seni tersendiri. …