web analytics

INOVASI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI SULAWESI UTARA KHUSUSNYA PULAU BUNAKEN

Karya Tulis: DEAH ATIKA SCHACE BAWELENG

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa karena penyertaannya saya bisa menyelesaikan Karya Tulis tentang “Inovasi Pengembangan Pariwisata di Sulawesi Utara khususnya di Pulau Bunaken”.

Adapun maksud dari Karya tulis ini disusun dalam rangka untuk mengenali pesona wisata di Sulawesi Utara yakni Pulau Bunaken serta memberi masukkan untuk pengembangan di Pulau Bunaken agar lebih berkembang dari sebelumnya serta membantu agar potensi keindahan Pulau Bunaken dari daratan atau bahkan dari keindahan bawah lautnya serta mendatangkan kemajuan perekonomian bagi masyarakat Pulau Bunaken sendiri.

Harapan penulis kiranya karya tulis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca untuk mengetahui apasaja hal-hal yang kurang di Pulau Bunaken dan kiranya dapat membantu memberikan tambahan pemikiran untuk bagaimana caranya memajukan Destinasi wisata Pulau Bunaken tersebut.

Sebagai penulis juga menyadari bahwa karya tulis ini tentunya masih jauh dari sempurna dengan keterbatasan yang dimiliki. Kritik dan saran dari pembaca akan diterima dengan baik demi penyempurnaan karya tulis ini.

PEMBAHASAN

Inovasi Pengembangan Pariwisata
> Inovasi merupakan sebuah ide, gagasan, dan praktik yang diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk dikemukakan.
> Pengembangan adalah suatu usaha untuk meningkatkan kemajuan teknis, konseptual, dan teoritis untuk sebuah hal yang ingin dikembangkan kearah yang lebih maju dan menghasilkan sebuah hal yang baik juga.
> Pariwisata atau tourism adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini.
> Kesimpulannya dari gabungan Inovasi Pengembangan Pariwisata adalah “Gagasan atau ide yang ingin dikemukakan untuk kearah lebih maju bagi objek wisata sebagai tempat rekreasi atau tempat liburan agar lebih berkembang dari sebelumnya”.

Pulau Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken. Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektare dengan lima pulau yang berada di dalamnya, Pulau Bunaken memiliki banyak titik diving yang sangat diminati oleh wisatawan lokal maupun internasional. Taman Nasional Laut Bunaken yang menjadi objek utama bagi para wisatawan yang berkunjung pertama kali ditemukan oleh kelompok penyelam yang melakukan ekspedisi penyelaman di Bunaken pada tahun 1975. Menurut para ahli, kedalaman laut Bunaken sekitar 4.000 kaki yang dihuni lebih dari 2.000 spesies ikan dan terdapat sekitar 500 jenis gugusan karang yang tak pernah ditemukan sebelumnya.

“Inovasi untuk pengembangan Pulau Bunaken”

Pulau Bunaken adalah objek wisata yang sangat populer hingga ke manca negara namun dari kepopulerannya masih ada fasilitas yang kurang memadai di pulau bunaken ini antara lain:
1. Fasilitas Kebersihan di Pulau Bunaken masih kurang sehingga masih ada saja wisatawan yang membuang sampah sembarangan karena posisi tempat sampah hanya ada pada beberapa tempat saja. selain di Pulau Bunaken alat transportasi ke Bunaken juga harus di sediakan tempat sampah agar para penumpang yang berada di atas Kapal atau Perahu tidak membuang sampah ke tengah laut. Oleh karena itu diharapkan bagi pemerintah, dinas kebersihan setempat dan masyarakat pemilik alat transporasi laut setempat untuk memperhatikan fasilitas kebersihan agar para wisatawan yang datang juga tidak akan membuang sampah sembarangan.

2. Tempat Berteduh di Pulau Bunaken masih sangat kurang, karena itu masih banyak wisatawan yang datang ke Bunaken bingung untuk mencari tempat duduk yang nyaman. Karena tempat duduk hanya di sediakan oleh warung makan untuk para wisatawan yang duduk memesan makanan. Bagaimana dengan wisatawan yang membawa makanan sendiri? Ada beberapa wisatawan yang lebih memilih untuk mencari tempat duduk dibandingkan duduk di pesisir pantai untuk menikmati makanan yang mereka bawa. Maka diharapkan agar pemerintah di sekitar lebih banyak menyediakan fasilitas tempat berteduh bagi para wisatawan yang datang.

3. Kapasitas listrik sendiri di pulau bunaken belum sepenuhnya tercapai. Masyarakat di Pulau bunaken belum bisa menggunakan listrik selama 1×24 jam. Para masyarakat Pengguna listrik setiap hari senin sampai sabtu hanya pada waktu 18.00-06.00 dan pada pukul 07.00 listrik akan padam dan akan menyala lagi pada pukul 18.00. Masyarakat hanya dapat menggunakan listrik selama 1×24 jam pada hari minggu karena mengingat masyarakat pulau bunaken mayoritas umat kristiani maka akan melaksanakan peribadatan di gedung gereja dan membutuhkan listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik di Gedung Gereja tersebut. Tentunya masyarakat pulau bunaken sangat berharap kepada pemerintah agar lebih menambah alat-alat pembangkit listrik agar kebutuhan listrik dipulau bunaken dapat sepenuhnya mencapai kapasitas yang seharusnya.

4. Tenaga Kesehatan di Pulau bunaken sendiri masih sangat kurang. Tempat sudah di siapkan pemerintah seperti Puskesmas namun yang menjadi masalahnya ialah para perawat atau dokter yang akan melayani di Pulau bunaken sebagai tenaga kesehatannya tidak ada. Dan akibat dari kurangnya tenaga kesehatan disana ketika ada masyarakat atau wisatawan yang sakit dan membutuhkan pertolongan tenaga kesehatan menjadi bingung karena tidak ada perawat atau dokter di puskesmas tersebut. Maka dengan ini pemerintah di Pulau Bunaken selaku Lurah atau pun Kepala Lingkungan harus bertanggung jawab untuk menyediakan tenaga kesehatan di Puskesmas yang ada di Bunaken untuk memberi pengobatan pertama ketika ada masyarakat pulau bunaken atau wisatawan yang datang berkunjung mengalami sakit atau pun hal lainnya yang menyangkut kesehatan.

5. Kebutuhan air Bersih yang sangat minim di pulau bunaken akibatnya masyarakat di Pulau Bunaken harus menimba air disumur yang cukup jauh dari lokasi rumahnya.
Hal ini tentunya harus dipikirkan oleh masyarakat bagaimana caranya agar kebutuhan air bersih di Pulau Bunaken dapat terpenuhi.

PENUTUP

Kesimpulan
Disimpulkan bahwa Pengembangan di Pulau Bunaken akan berkembang dengan baik apabila Pemerintah dan Masyarakat mau bekerja sama untuk mengembangkan kemajuan dari Pulau Bunaken Tersebut. Agar setiap wisatawan yang datang akan merasa nyaman dengan fasilitas yang ada di Bunaken. Maka mereka bisa saja datang berkunjung lagi dengan membawa keluarga karena kenyamanan yang diciptakan pemerintah dan masyarakat setempat. Hal itu juga akan menciptakan pandangan positif tentang objek wisata Pulau Bunaken.

Saran
Pemerintah setempat lebih menfasilitasi sarana prasarana yang ada di Pulau Bunaken tempat yang menjadi tujuan wisatawan ataupun dipemukiman warga.

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Bertajuk Perlindungan Hukum Bagi KPPS, Manoppo Satu-satunya Pemakalah Sulut Yang Terpilih

Artikel (KPU), Sulutlink.com – Mewakili KPU Sulut pada penyelenggaraan Konfrensi Nasional Tata Kelola Pemilu yang …