web analytics

Kabid Disdukcapil Minut, Anita Enoch , Berikut 23 Output Layanan Adminduk Selain KTP-el, Akta Kelahiran atau KK

Minahasa Utara, Sulutlink.com – Output layanan administrasi kependudukan yang dihasilkan oleh dinas Dukcapil kabupaten/kota bukan hanya KTP-el, Akta Kelahiran, atau Kartu Keluarga (KK) sebagaimana yang kita ketahui, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minut Anita C Enoch menjelaskan ada sebanyak 23 output layanan Adminduk (Administrasi dan Kependudukan). Senin (5/07/2021).

“Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI memiliki dua puluh tiga output dari orang lahir sampai meninggal, ” Ujar Kabid ketika diwawancarai awak media.

“Berupa kartu, yakni KTP-el, KK, dan KIA Berupa akta , kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akta perceraian, akta pengakuan Anak, dan akta Pengesahan Anak, ” tambah-Nya.

Masih menurut Kabid Enoch, dan berupa Surat, keterangan pindah, keterangan pindah datang, keterangan pindah ke luar negeri, keterangan datang dari luar negeri, keterangan tempat tinggal, keterangan kelahiran, keterangan lahir, keterangan mati, keterangan pembatalan perkawinan, keterangan pembatalan perceraian.

“Surat keterangan kematian, keterangan pengangkatan anak, keterangan pelepasan kewarganegaraan Indonesia, keterangan pengganti Tanda Identitas, dan surat Keterangan Pencatatan Sipil,”.

Adapun pelayanan penduduk setiap harinya, ada sekitar 150 – an orang yang datang mengunjungi di Kantor Disdukcapil Minut.

“Pelayanan terbanyak, pembuatan KTP -el, pencetakan, penerbitan. KIA, KK, Akta kelahiran, Kematian, Perceraian, setiap harinya ada sekitar 100 hingga 150 orang yang datang sesuai keperluan masing masing, ” tambah Anita.

Dengan pegawai sejumlah 27 orang dan THL 18 orang, Disdukcapil Minut melakukan pelayanan sebaik mungkin, dengan bertetap menerapkan standar Prokes.

Masyarakat yang akan datang ke Disdukcapil Minut, harus menunjukkan kartu Vaksinasi.

“Jadi harus menunjukkan kartu vaksinasi, minimal vaksinasi pertama. Karena kami melakukan pelayanan publik tetap pada protokol kesehatan (Prokes) , vaksin. Saya dan pegawai sudah vaksin. Supaya jaga diri kita, dan juga orang lain. Kalau ada satu orang saja yang terpapar disini, tutup kantor. Dan ketika kantor tutup, banyak masyarakat yang dirugikan. Jadi kita saling manjaga, masyarakat, aparat, kalian juga para awak media mobilitas ke tempat umum, harus melakukan vaksin, ya, “Imbau Kabid.

Serly Tasiam

About Redaksi 2

Check Also

Bupati Minahasa Royke Roring Menerima Penghargaan Dari BPJS Ketenagakerjaan

Sulutlink – Bupati Minahasa, Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Dr (HC) …